: UNU Jogja adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem blok pada semua program studi daftar sekarang di www.pmb.unu-jogja.ac.id atau 0822 3344 9331 :: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Diklatsar Ansor Gondang di Lokasi KKN Kaesang

Sabtu, 07 Juli 2018 18:15 Daerah

Bagikan

Diklatsar Ansor Gondang di Lokasi KKN Kaesang
Mojokerto, NU Online
Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerak Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto mengadakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang mulai tanggal 6-8 Juli 2018. 

Menurut Ketua GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ali Mohamad Nasih tempat yang digunakan untuk pelatihan saat ini merupakan bekas daerah gerilyawan pejuang Kolonel Jhon Bambang Djoewono pada tahun 1948 lalu. Hal ini terbukti dengan adanya monumen tugu kemerdekaan di desa tersebut.

"Alasan panitia mengambil tempat pelatihan disini karena desa ini pernah diluluh lantahkan oleh Belanda saat mengejar pejuang Kolonel Jhon Bambang Djoewono. Peristiwa itu terjadi pada 31 Desember 1948. Kita dari panitia berharap sikap dan karakter cinta tanah air dari para pahlawan dulu tertanam dalam diri kader Ansor. Dulu merebutkan kemerdekaan dan sekarang tugas kita mengisi dan mempertahan," jelasnya, Sabtu, (7/7)

Pria yang biasa dipanggil Gus Ali ini menambahkan, diklat ini diikuti 101 pemuda Nahdlatul Ulama. Dengan materi-materi pilihan, Gus Ali berharap lulusan dari pelatihan ini dapat bermanfaat bagi umat dan NU. Apalagi ke depan Ansor dihadapkan pada permasalahan tahun politik.

Ansor hadir menjaga NU perusak dari pihak luar dan terutama memastikan keamanan para kiai aman. Selanjut, Ansor bertugas mempertahankan NKRI. Sesuai amanat para kiai dan ijtihad KH Hasyim Asy'ari yang menyebutkan mati membela tanah air adalah syahid.

"Suasana masyarakat di sini sangat mendukung dan membantu. Karena mereka tahu niat baik Ansor untuk Indonesia maka banyak yang ngasih tempat nginap dan makanan buat Ansor. Tempat ini juga istimewa karena pernah jadi tempat KKN-nya anak bungsu Presiden Jokowi yaitu Kaesang," pungkasnya. (Syarif Abdurrahman/Kendi Setiawan)