: UNU Jogja adalah perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem blok pada semua program studi daftar sekarang di www.pmb.unu-jogja.ac.id atau 0822 3344 9331 :: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sukses Etape Pertama, Kirab Nasional Koin NU Lanjut ke Bali dan NTB

Ahad, 08 Juli 2018 07:00 Nasional

Bagikan

Sukses Etape Pertama, Kirab Nasional Koin NU Lanjut ke Bali dan NTB
Kirab Nasional Kotak Koin NU (Foto: Ist.)
Jakarta, NU Online
Pelaksanaan Kirab Nasional Koin NU yang dilaksanakan oleh PBNU telah menyelesaikan etape pertama menempuh perjalanan sepanjang 1.200 km melalui 49 kota selama empat bulan dari Banten hingga Banyuwangi. Kirab Nasional Koin NU yang dijalankan oleh NU Care-LAZISNU ini selanjutnya akan menempuh perjalanan dari Bali hingga Nusa Tenggara Barat.

Kirab Koin NU ini terbukti berdampak positif bagi masyarakat dengan terlihat dan terasa dari tumbuhnya gairah masyarakat untuk rajin bersedekah, berinfak secara kolektif, dan membangkitkan kepedulian untuk peduli terhadap sesama. Selama etape pertama ini kirab kotak koin ini berhasil mengumpulkan shadaqah dari masyarakat sebesar 1.8 miliar lebih.

"Dampak sosial ekonominya tampak bagus dan insya Allah kami lanjutkan ke etape-etape berikutnya," kata Ketua PBNU Muhammad Sulton Fatoni saat penutupan kirab etape pertama di Pondok Pesantren Manbaul Falah, Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (6/7).

Menurut Kiai Sulton, kota-kota yang dilalui Kirab Koin NU telah berhasil mewujudkan hasil shadaqah dari masyarakat dalam wujud seperti mendirikan rumah sakit, membeli puluhan mobil ambulans, membantu fakir miskin, beasiswa untuk anak yang hampir putus sekolah, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan dana kesehatan.

"Semangat masyarakat ini perlu dipelihara sehingga mampu membantu Pemerintah mempercepat proses pemajuan masyarakat khususnya di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan," katanya, sebagaimana rilis yang diterima NU Online.

Kiai Sulton menambahkan bahwa masyarakat menemukan pola berbagi untuk sesama melalui program Koin NU yang praktiknya sederhana. Program ini jelasnya merupakan wujud ikhtiar Pengurus Besar Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam menggerakkan kesadaran masyarakat untuk bersedekah melalui Kotak Infak (Koin) NU. (Red: Muhammad Faizin)