::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

HARLAH KE-15 NU ONLINE

Ucapan Selamat Harlah Ke-15 NU Online dan Harapan dari Para Tokoh

Rabu, 11 Juli 2018 12:15 Nasional

Bagikan

Ucapan Selamat Harlah Ke-15 NU Online dan Harapan dari Para Tokoh
Jakarta, NU Online
NU Online, situs resmi Nahdlatul Ulama tepat berusia 15 tahun pada Rabu (11/7/2018). Sejumlah tokoh turut memberikan ucapan dan harapan bagi eksistensi website yang lahir pada 11 Juli 2003 ini melalui akun twitter mereka masing-masing.

Putri sulung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Alissa Wahid mengungkapkan kebanggaannya kepada NU Online sebagai salah satu website keislaman terbesar di Indonesia. Namun, meskipun berada di salah satu puncak ranking Alexa, pekerjaan NU Online masih panjang dalam memperkuat prinsip-prinsip kemasyarakatan NU.

“Selamat Harlah ke-15, wahai NU Online. Selamat sudah sukses di puncak website Islami Indonesia versi Alexa. Pekerjaan kita masih panjang untuk memperkuat tawassuth, tasamuh, tawazzun, i'tidal sebagai nilai-nilai masyarakat Muslim Indonesia,” ujar Alissa, Rabu (11/7).

Ucapan selamat memperingati hari lahir juga disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Salah seorang putra tokoh pejuang NU KH Saifuddin Zuhri ini berharap, NU Online senantiasa menghadirkan pencerahan dan menebarkan kedamaian.

“Selamat berusia 15 tahun untuk NU Online. Tetap dan teruslah mencerahkan. Semoga Allah SWT senantiasa beri kekuatan. Tebarkanlah kedamaian kepada siapa pun, dimana pun, dan kapan pun,” ucap Menag Lukman.

Harapan menjadi rujukan yang mencerahkan bagi masyarakat juga disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Pria yang baru saja terpilih kembali menjadi Gubernur Jateng 2018-2013 berdoa semoga NU Online selalu mencerahkan.

“Saya menyampaikan selamat Harlah ke-15 NU Online, semoga mencerahkan,” ucapnya. 

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Robikin Emhas menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perjuangan NU Online yang secara konsisten mempromosikan perdamaian.

“Islam agama perdamaian. Tidak ada kekerasan dalam agama dan tak ada agama dalam kekerasan. Selamat Harlah Ke-15 NU Online. Terima kasih tak lelah mempromosikan perdamaian,” tutur Robikin.

Budayawan Zastrouw Ngatawi mengatakan, selama 15 tahun NU Online telah membuktikan diri menjadi media alternatif. Selama ini NU Online tidak saja menjadi sumber informasi tetapi telah menjadi benteng ideologi NU sekaligus counter pemikiran yang mewarnai dunia maya.

“Semoga NU Online makin memiliki daya tanggung dalam menghadapi gempuran opini yang makin dahsyat. Selamat ulang Tahun NU Online. Makin jaya dan tetap waras di tengah kegilaan zaman,” ujar Zastrouw saat dihubungi NU Online.

Dosen Senior Monash Law School Australia Nadirsyah Hosen juga menyampaikan harapannya agar NU Online istiqomah menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin di Nusantara dan menjadi corong bagi dakwah Ahlussunnah wal Jamaah.

“Selamat Ultah NU Online. Tetaplah menjadi corong Aswaja dengan menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin di Nusantara,” ucap Nadirsyah Hosen.

Politisi milenial Syarifah Tsmara Amany Alatas tak ketinggalan untuk menyampaikan selamat ulang tahun ke-15 untuk NU Online. Ia berharap NU Online terus mengisi dunia maya dengan konten-konten edukatif, Islam penuh rahmat, dan Islam moderat.

"Selamat ulang tahun NU Online, semoga menjadi media yang menyebarkan konten-konten edukatif, media yang berisikan konten-konten penuh rahmat, Islam yang moderat, dan media yang digandrungi santri-santri milenial," kata Tsamara dalam unggahan video singkatnya di twitter.

"Sukses terus untuk NU Online, aku NU padamu," ungkapnya.

Selain itu, Direktur NU Online Muhammad Syafiq Alielha (Savic Ali) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kru NU Online, terutama kontributor di berbagai daerah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman kontributor NU Online yang tak lelah menyumbang tulisan serta netizen yang membantu menyebarluaskan,” ujar Savic Ali yang saat ini sedang melakukan perjalanan di Negeri Tiongkok.

“Gak terasa NU Online sudah 15th. Sempet seok-seok, jatuh bangun, tak banyak dikenal oleh Nahdliyin selama lebih 6th awal (karena gak banyak Nahdliyin yang punya akses internet pada 2003-2009). Dengan tim tetap yang kecil namun banyak kontributor, alhamdulillah bisabertahan dan berkembang,” sambungnya. (Fathoni)