::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

MAUWH Tambakberas Jajaki Kerja Sama dengan Kampus Malaysia

Kamis, 12 Juli 2018 12:00 Daerah

Bagikan

MAUWH Tambakberas Jajaki Kerja Sama dengan Kampus Malaysia
Jombang, NU Online
Di antara tolok ukur keberhasilan sebuah lembaga pendidikan adalah melakukan kerja sama dengan lembaga lanjutan. Hal tersebut demi memudahkan para lulusan agar bisa meneruskan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Langkah tersebut juga dilakukan Madrasah Aliyah Unggulan KH Abdul Wahab Hasbulloh atau MAUWH Tambakberas Jombang, Jawa Timur. Madrasah yang berada di bawah Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini tengah menjajaki kerja sama dengan Universitas Sains Malaysia atau USM yang terletak di George Town, Pulau Pinang.

"Masih sebatas silaturahim awal, namun kami optimis akan terjalin kerja sama dalam waktu dekat," kata Ustadz Abdul Haris, Rabu (11/7).

Tahap awal penjajakan dimulai dengan kunjungan sejumlah dosen dan mahasiswa USM beberapa waktu berselang. "Ada 25 dosen dan mahasiswa kampus tersebut yang datang berkunjung ke madrasah kami," kata Wakil Kepala Kesiswaan MAUWH tersebut.

Pada kunjungan itu pihak USM mengenalkan sejumlah keunggulan kampus setempat dan apa saja yang dapat dikerjasamakan dengan MAUWH. "Ini kesempatan baik dan harus ditangkap sebagai peluang," kata alumnus Universitas Al-Azhar Mesir tersebut.

Apalagi sampai saat ini, sejumlah alumnus MAUWH telah diterima di berbagai kampus luar negeri. Hal tersebut dibuktikan dengan dipasangnya delapan bendera negara yang menandakan para alumni telah diterima di luar negeri.

Pimpinan USM, Hayati mengemukakan bahwa bendera di halaman madrasah harus ditambah. "Kami berharap ada bendera Malaysia di halaman madrasah. Hal tersebut membuktikan bahwa alumni madrasah ini telah diterima di USM," katanya kala itu.   

Terhadap tawaran tersebut, tentu saja MAUWH akan mempersiapkan dengan baik. "Kelebihan para siswa kami adalah kemampuan bahasa asing khususnya Arab dan Inggris," kata Ustadz Haris. Dan dengan keunggulan tersebut diharapkan akan mampu membuka peluang para alumni untuk melanjutkan studi di USM.

Sebelumnya, di hadapan para wali murid disampaikan bahwa hingga kini alumni madrasah telah tersebar di delapan negara. Antara lain Amerika, Yordania, Mesir, Jerman, Cina, Australia, Belanda hingga Libya. "Bahkan akan segera menyusul Turki," kata Ustadz Faizun selaku Kepala MAUWH saat acara halal bi halal.

Tentu kesempatan yang diberikan USM harus dipandang sebagai peluang. "Ini memacu kami untuk terus berbenah agar para alumni bisa melanjutkan pendidikan di kampus ternama dan berkhidmat bagi bangsa," tandas Ustadz Faiz. (Ibnu Nawawi)