::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Halal bi Halal Balung Pisah NU Kembali Digelar

Jumat, 13 Juli 2018 05:00 Daerah

Bagikan

Halal bi Halal Balung Pisah NU Kembali Digelar
Mantan Gubernur Jateng, H Ali Mufiz (foto: istimewa)
Semarang, NU Online 
Halal bi halal ngumpulke balung pisah Nahdlatul Ulama kembali akan digelar di Kampus III Unwahas, Ahad (15/7) mendatang. 

Sesepuh Balung Pisah KH Ahmad Darodji dan Ali Mufiz kepada wartawan menjelaskan, halal bi halal yang ke-10 tersebut akan diadakan di Kampus III Fakultas Kedokteran Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas), Pongangan, Nongkosawit, Gunungpati, Kota Semarang.

"Yang sudah-sudah halal bi halal Ngumpulke Balung Pisah NU dihadiri ribuan Nahdliyyin dari berbagai kalangan," kata Ali Mufiz.

Ada pengurus struktural NU, ada kiai-kiai kultural yang tidak duduk di struktur, pejabat yang ada di pemerintahan, TNI, Polri, pengusaha, politisi, praktisi, akademisi dan lain-lain.

Menurut Darodji acara dimulai pukul 08.00 WIB dan dijadwalkan selesai pukul 12.00 WIB. "Acara dimulai dengan dzibaan ikhtisar, kemudian Lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathan dan sambutan gubernur," katanya.

Media silaturahmi Nahdliyyin ini digelar di Kampus III Unwahas sekaligus sebagai rasa syukur Fakultas Kedokteran sudah mempunyai kampus sendiri yang megah dan representative di Gunungpati. Rencananya di tempat itu juga akan dibangun Rumah Sakit Nahdlatul Ulama. 

"Masih tersedia tanah 20 hektare lebih," kata mantan Gubernur Jateng itu sebagaimana dirilis suaramerdeka.com.

Halal bi halal balung pisah, kali pertama diselenggarakan almaghfurlah KH Ahmad Abdulchamid Kendal. Pada saat itu Mbah Wildan menjabat Rais  PWNU sekaligus Ketua Umum MUI Jateng. "Melihat potensi warga NU yang tercerai berai di berbagai sektor, maka Kiai Achmad punya gagasan untuk mengumpulkan dalam sebuah acara dengan nama Ngumpulke Balung Pisah," kata Darodji.

Kali ini momentumnya sangat tepat, pasca pilgub Jateng dan pasca Konferwil NU Jateng. "Mungkin kemarin ada situasi dan dinamika yang menghangat dan halal bi halal ini ikhtiar untuk mendinginkan," pungkasnya. (Red: Muiz)