::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU Batang Job Fair Diserbu Ribuan Pencari Kerja

Jumat, 13 Juli 2018 08:30 Daerah

Bagikan

NU Batang Job Fair Diserbu Ribuan Pencari Kerja
Batang, NU Online
Sejumlah pencari kerja menyerbu NU Batang Job Fair yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Batang, Jawa Tengah. Kegiatan sebagai rangkaian Konferensi Cabang XVII.

NU Batang Job Fair dibuka secara resmi Bupati Batang, Wihaji, Rabu (11/7) di Pondok Pesantren Darul Ulum, Tragung, Kandeman.

Dalam sambutannya, Wihaji mengatakan bahwa job fair ini sejalan dengan visi dan misinya sebagai kepala daerah yaitu mengurangi angka pengangguran. Diharapkan terserap setidaknya sepuluh ribu tenaga kerja baru selama lima tahun ke depan.

Wihaji mengapresiasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang telah dua kali bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batang menyelenggarakan Job Fair. “Hal ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Batang khususnya para pencari kerja,” katanya saat itu.

Menurut Ketua Panitia Konfercab XVII, Ahmad Munir Malik, NU Batang Job Fair digelar selama dua hari yaitu 11 hingga 12 Juli dan diikuti 45 perusahaan. “Seluruhnya membuka dua ribu lebih lowongan kerja,” katanya, Kamis (12/7).

"Hingga pembukaan, tercatat sudah ada lebih dari 1.500 orang yang mendaftar secara online untuk ikut dalam job fair ini," jelasnya. Animo tinggi ini kemungkinan terjadi karena momentumnya sangat tepat yaitu setelah kelulusan tingkat SLTA beberapa waktu lalu, tambahnya.

Kegiatan ini awalnya dibuka Menteri Tenaga Kerja RI, M Hanif Dhakiri. Namun karena kegiatan mendadak, diwakili M Nur Huda Yusro selaku Staf Khusus Menaker RI. 

"Kemnaker RI tahun ini fokus pada program peningkatan SDM agar mampu berwirausaha,” kata M Nur Huda. Selain itu, juga sedang konsentrasi mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan para calon tenaga kerja agar sesuai kebutuhan dunia kerja. (Arif Rahman Hakim/Ibnu Nawawi)