::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

HAUL SYEKH NAWAWI

Kiai Ma'ruf: Ulama Indonesia itu Negarawan

Sabtu, 14 Juli 2018 10:15 Nasional

Bagikan

Kiai Ma'ruf: Ulama Indonesia itu Negarawan
KH Ma'ruf Amin
Serang, NU Online 
Para ulama Indonesia, selain berhasil mengusir penjajah, juga pandai menyusun dan membentuk dasar-dasar negara Republik Indonesia. Hal ini terlihat dari kebijaksanaannya dalam meletakkan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

"Para ulama kita memang semula menginginkan negara ini Islam, tetapi yang lain ingin negara ini negara kebangsaan karena itu akhirnya dapat kompromi negara Islam ini negara Pancasila," kata Pengasuh Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang, Banten KH Ma'ruf Amin pada acara haul ke-125 Syekh Nawawi al-Bantani di Banten, Jumat (13/7).

Menurut kiai yang juga menjabat sebagai Rais 'Aam PBNU itu, di dalam Pancasila terdapat kebangsaan dan keagamaan. Paham keduanya, semula bertentangan, yakni kebangsaan dianggap sekuler. Sementara ketuhanan merupakan religius. Melalui ideologi Pancasila, keduanya menyatu dan tidak bertentangan. 

"Para ulama mengatakan, Pancasila itu adalah sebenarnya kebangsaan yang bertauhid karena di dalam pancasila ada Ketuhanan Yang Maha Esa, yaitu tauhid," katanya. 

Oleh karena itu, menurut Kiai Ma'ruf, keilmuan para ulama terdahulu tidak hanya menguasai ilmu-ilmu agama, tetapi juga pandai dalam bernegara karena mampu membentuk Indonesia. "Jadi, para ulama itu pintar dan hebat," jelasnya. (Husni Sahal/Ahmad Rozali)