::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Penguasaan IT Masuk Renstra Muslimat NU Pringsewu

Sabtu, 04 Agustus 2018 00:00 Daerah

Bagikan

Penguasaan IT Masuk Renstra Muslimat NU Pringsewu
Pengurus Muslimat NU Pringsewu
Pringsewu, NU Online
Sebagai organisasi sosial keagamaan dan keumatan, Muslimat NU Kabupaten Pringsewu terus berkiprah memberikan kemaslahatan bagi para anggotanya. Kiprah dan keaktifan Badan otonom NU di Kabupaten dengan julukan Jejama Secancanan Bersenyum Manis ini sudah diakui oleh berbagai pihak.

Saat Peringatan Harlah Ke-72 Muslimat NU tingkat Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Provinsi Lampung, Sri Dwi Ningsih Suparno mengakui kiprah PC Muslimat NU Pringsewu yang patut ditiru oleh Muslimat lain di Provinsi Lampung.

"Muslimat Pringsewu menjadi percontohan untuk Muslimat se-Provinsi Lampung. Salah satunya dengan Kampung Aswajanya. Hanya Muslimat NU Pringsewu yang sudah melaksanakan Lomba Kampung Aswaja di Provinsi Lampung," katanya.

Kampung Aswaja memang menjadi program kegiatan terbaru yang dilaksanakan di tahun 2018 ini. Selain Kampung Aswaja berbagai program terkait kesehatan, lingkungan hidup, ekonomi dan pendidikan juga sudah tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) Muslimat tahun 2015-2020.

Ketua PC Muslimat NU Pringsewu Hj Fitriani mengatakan bahwa saat ini Muslimat NU Pringsewu terus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan segenap pengurus agar program-program yang sudah dirancang dalam Renstra dapat terealisasi sesuai target.

"Pemanfaatan IT (informasi dan teknologi) juga masuk dalam Renstra dan menjadi sarana penguatan koordinasi pengurus. Langkah ini diwujudkan dengan menfasilitasi setiap pengurus baik kabupaten dan kecamatan dalam menguasai media sosial dengan pengadaan smart phone," katanya kepada NU Online, Jumat (3/8).

Saat ini berbagai kemudahan yang ada akibat perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan oleh pengurus. Jadi setiap pengurus harus mampu memanfaatkan berbagai fitur smart phone untuk komunikasi sekaligus syiar organisasi.

"Pelatihan IT seperti media sosial dan desain grafis akan kita laksanakan disamping program-program lain untuk syiar seperti pembuatan kalender 2019 dan pembuatan stiker Keluarga Besar NU yang nantinya ditempelkan disetiap rumah warga Muslimat NU," ungkapnya.

Semua itu tentunya akan lebih menambah syiar eksistensi Muslimat NU sehingga masyarakat akan tahu kiprah selama ini. Menurutnya, di era digital saat ini, syiar sangat penting bagi sebuah organisasi karena mampu menunjukkan eksistensi kehadirannya di tengah masyarakat.

"Banyak organisasi kecil yang karena aktif melakukan syiar jadi terlihat besar. Sementara yang besar, karena tidak mau syiar khususnya di media sosial jadi dinilai kecil," ungkapnya.

Inilah yang saat ini menjadi salah satu perhatian Muslimat NU Pringsewu yang sudah banyak sekali melaksanakan kegiatan dan perlu untuk di syiarkan. (Muhammad Faizin)