::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Gubernur Jateng: Jangan Bedakan Pasien Miskin dan Kaya

Jumat, 10 Agustus 2018 15:00 Daerah

Bagikan

Gubernur Jateng: Jangan Bedakan Pasien Miskin dan Kaya
Gubernur Jateng resmikan Klinik Masyithoh Jepara
Jepara, NU Online
Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo meresmikan Klinik Masyithoh Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Jepara yang lokasinya berada di Komplek Gedung PCNU Jepara, Kamis (9/8) pagi. 

Dalam kesempatan itu Gubernur didampingi Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Rais PCNU KH Ubaidillah Noor Umar, dan Ketua PCNU KH Hayatun Abdullah Hadziq.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap pelayananan kesehatan tidak membedakan masyarakat miskin dan kaya. Semua harus dibantu dan diberikan hak-haknya.  “Jika ada orang yang tidak punya, jangan dipaksakan, berikan kelonggaran,” kata Ganjar.

Ia berharap berbagai bantuan dapat diarahkan untuk kesejahteraan umat. Seperti Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan Baznas dapat diberikan secara optimal.

Menanggapi permintaan dari pengurus Muslimat NU Jepara pihaknya akan memberikan bantuan tempat tidur pasien, dan juga mobil ambulans untuk operasional.

Wakil Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jepara Mahmudah Hilal mengatakan klinik Masyithoh mengalami transisi yang cukup panjang. Termasuk berupaya untuk memenuhi regulasi kesehatan yang ditentukan. “Alhamdulilah, saat ini izin Klinik Pratama Masyithoh untuk rawat inap sudah keluar,” kata dia.

Ia berharap berdirinya Klinik Masyithoh itu dapat membantu umat dengan baik dan membantu pemerintah daerah dalam bidang pemenuhan fasilitas bidang kesehatan. “Kami berharap klinik ini dapat memenuhi BPJS sebanyak 10 ribu jiwa,” harapnya. (Dian/Mustaqim/Muiz)