::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::  Kuliah Plus Ngaji? Ke UNSIQ Wonosobo aja, -Memadukan mutiara luhur tradisi pesantren dan keunggulan Universitas Modern- Kunjungi http//:pmb.unsiq.ac.id. 081391983830 (Latu Menur Cahyadi)::: 

Sekolah Ini Libatkan Siswa serta Guru Bantu Korban Gempa Lombok

Jumat, 10 Agustus 2018 22:00 Daerah

Bagikan

Sekolah Ini Libatkan Siswa serta Guru Bantu Korban Gempa Lombok
Serahkan bantuan bencana Lombok lewat LAZISNU
Jombang, NU Online
Berbagai upaya untuk membantu korban dan keluarga korban gempa bumi yang terjadi di Lombok beberapa waktu lalu hingga kini masih terus berlangsung di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. 

Seperti yang dilakukan sejumlah unsur SMP/SMA dan MTs/MA Islam Terpadu Misykat Al-Anwar Pondok Pesantren Al-Aqobah Desa Kwaron, Kecamatan Diwek. Mulai dari siswa hingga pimpinan sekolah dan madrasah melakukan doa bersama juga penggalangan dana di internal lembaga tersebut, Jumat (10/8).

"Setalah mendengar langsung dari media terkait gempa bumi itu kita langsung menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana di 2 institusi kami, yakni SMP-SMA dan MTs-MA," kata Waka Bidang Kesiswaan SMP/SMA Islam Terpadu Misykat Al-Anwar Pondok Pesantren Al-Aqobah M Sunandar.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Manusia sebagai makhluk sosial sudah sepatutnya melakukan aksi-aksi yang dapat membantu warga yang sedang mengalami musibah.

"Mohon jangan dilihat dari jumlah, namun Insyaallah dapat membantu meringankan korban dan keluarga korban," ungkapnya.

Sunandar menambahkan, aksi kemanusiaan semacam itu memang sudah menjadi budaya di sekolah dan madrasah tersebut. Setiap kali ada bencana, segenap unsur dari sekolah dan madrasah ini sering kali melakukan aksi seperti di atas.

"Acara-acara ini dengan rutin kita lakukan sebagai panggilan untuk bakti sosial kami antar sesama. Kita sebagai makhluk sosial harus berperan aktif saat ada hal-hal semacam ini," ucapnya.

Untuk penggalangan dana, mereka melakukannya dengan terkoordinir dan terorganisir. Ada bentuk transparansi juga tanggung jawab antara yang di lapangan (koordinator penggalangan dana) dengan pihak pimpinan. 

"Sebagai transparansi dan pertanggungjawaban kami dalam hal penggalangan dana, kami sudah melaporkan kepada pimpinan, para staf dan guru berapa jumlah dana yang sudah terkumpul," jelasnya.

Dari hasil penggalangan dana yang jumlahnya sudah diketahui oleh semua unsur sekolah dan madrasah, kemudian diserahkan pengurus OSIS kepada Pengurus Cabang (PC) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang sebagai lembaga yang mereka percaya untuk menyalurkan ke korban gempa di Lombok. (Syamsul Arifin/Muiz)