::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Hadiri Khaul KHR Asmara Shufi, Rais PBNU Ajak Menjaga NKRI

Selasa, 28 Agustus 2018 10:00 Daerah

Bagikan

Hadiri Khaul KHR Asmara Shufi, Rais PBNU Ajak Menjaga NKRI
KH Ahmad Said Asrori (dua dari kanan)
Wonosobo, NU Online
Rais Syuriyah PBNU KH Ahmad Said Asrori menyampaiakan bahwa pesan-pesan kedamaian, kasih sayang, dan kebersamaan yang ada dalam amaliyah dan tradisi Islam Nusantara menarik perhatian dunia. Tidak mengherankan jika saat ini Islam Indonesia menjadi kiblat Islam dunia. 

Hal tersebut disampaikan Kiai Ahmad Said Asrori pada pengajian umum yang diselenggarakan dalam rangka Khaul KHR Asmara Shufi di Dusun Bendosari, Sapuran, Wonosobo, Ahad (26/8) malam.

Menurut Kiai Ahmad Said Asrori, Islam Indonesia menjadi kiblat Islam dunia tidak lepas dari doa dan perjuangan yang tidak kenal lelah para kiai dan dukungan para santri terdahulu.

Sebagai elemen inti Jam'iyyah Nahdlatul Ulama, menurut Kiai Ahmad Asrori, kiai dan santri generasi masa kini wajib berikhtiar dan berjuang untuk mewujudkan kemaslahatan umat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Khaul KHR Asmara Shufi tersebut diselenggarakan setiap tahun pada bulan Dzulhijjah bersamaan dengan haflah Akhirussannah dan Khataman Santri Al-Marshuf Bendosari, Kecamatan Sapuran, Wonosobo.

Yang konon KHR Asmara Shufi adalah salah satu ulama yang mendukung Pangeran Diponegoro dalam perjuangan melawan penjajajah Belanda, dan berdakwah di Kabupaten Wonosobo pasca Perang Diponegoro.

Pengajian tersebut dihadiri juga oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Wonosobo dan ratusan masyarakat. (Nahru/Muiz)