::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

ISNU Sidoarjo Bedah Kurikulum MI Al-Jihad

Senin, 03 September 2018 07:00 Daerah

Bagikan

ISNU Sidoarjo Bedah Kurikulum MI Al-Jihad
siswa MI Al-Jihad Sidoarjo
Sidoarjo, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sidoarjo Jawa Timur kembali turun gunung lakukan pendampingan pada Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Jihad Desa Gilang Kecamatan Taman Sidoarjo. 

Hal ini dilakukan usai pendampingan  tahap I sebulan yang lalu, dalam program penjaminan mutu madrasah yang dikemas melalui tema ISNU Peduli Pendidikan.

Tim PC ISNU Sidoarjo yang digawangi langsung oleh Ketua ISNU Sholehuddin membedah Rancangan Kerja Madrasah (RKM) dan dokumen kurikulum. Dalam hal RKM diawali dari analisis SWOT untuk masing-masing standar. Hasil analisis ini digunakan sebagai dasar Evaluasi Diri Madrasah (EDM) atau Penilaian Mutu Pendidikan (PMP). 

Hasil kasar analisis ditemukan beberapa hal. Pertama, dari sisi standar kompetensi lulusan, sudah diarahkan pada life skill dan pengembangan diri peserta didik. Seperti tahfidh, pramuka, pencak silat, drumb band. Hanya, kegiatan-kegiatan itu perlu dioptimalkan dengan administrasi yang tertib  dan target yang jelas. 

Kedua, dari sisi standar isi (SI), tidak ada masalah karena sudah mengarah pada KMA 165. Ketiga, dari standar proses dan penilaian perlu pemantapan pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan menyesuaikan pada buku guru.

"Setelah diberikan treatment, diharapkan ke depan makin baik dari segi administrasi pendidikan dan pembelajaran, termasuk pada RKM dan Dokumen KTSP," kata Sholehuddin, Ahad (2/9).

Sementara itu menurut Ainul Yakin, Kepala MI Al Jihad, apa yang sudah ditetapkan pada tahap I, seperti sambut siswa, do'a awal dan akhir pembelajaran secara terpusat sudah dilakukan.

"Kami sudah melakukan tahap I sesuai dengan ketetapan yang ada," pungkasnya. (Moh Kholidun/Muiz