::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Hadapan Santri, Presiden Jokowi Ajak Jaga Persatuan

Jumat, 07 September 2018 17:30 Nasional

Bagikan

Di Hadapan Santri, Presiden Jokowi Ajak Jaga Persatuan
Presiden RI H Joko Widodo di Sidoarjo, Jatim
Sidoarjo, NU Online
Presiden Joko Widodo (jokowi) menegaskan, Indonesia adalah negara yang besar terdiri dari 34 provinsi dengan jumlah penduduk mencapai 263 juta jiwa. Oleh sebab itu, Presiden Jokowi berpesan kepada ribuan santri dan santriwati Pesantren Progresif Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, agar senantiasa menghargai perbedaan dan menjaga persatuan.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke pesantren progresif Bumi Shalawat Lebo Sidoarjo, Kamis malam (6/9).

Dengan didampingi Kepala Staf Ahli Presiden Moeldoko, Menteri Agama Lukman Hakim Safudin dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Jokowi mengajak seluruh bangsa Indonesia tetap menjaga kerukunan dan persatuan.

"Indonesia adalah negara yang besar, terdiri dari 34 provinsi dengan jumlah penduduk mencapai 263 juta jiwa. Saya berpesan agar senantiasa menghargai perbedaan, baik perbedaan agama, suku, tradisi, adat dan bahasa lokal," katanya.

Pada kesempatan ini, Jokowi mengajarkan optimisme ke para santri agar meraih kesuksesan. Dengan optimisme, bangsa Indonesia yang besar akan meraih kesuksesan. Ia mencontohkan pada saat Asien Games kemarin, Indonesia ranking 4, di mana sebelumnya ranking 17. "Alhamdulillah kita meraih ranking 4. Ini semua adalah kerja keras," ujarnya.

Jokowi juga meminta kepada masyarakat Indonesia agar tidak gampang curiga dan harus berprasangka baik kepada sesama terlebih saat ada pilihan bupati, wali kota, gubernur dan pemilihan presiden. "Meski berbeda pilihan, hubungan sasama bangsa Indonesia dan sesama Muslim harus tetap terjalin," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga memberikan tiga unit sepeda kepada dua santri dan satu santriwati, setelah mereka berhasil menebak pertanyaan yang diajukan presiden. (Moh Kholidun/Muiz)