::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU Bertekad Tingkatkan Perhatian bagi Pemberdayaan Ekonomi

Sabtu, 08 September 2018 17:30 Nasional

Bagikan

NU Bertekad Tingkatkan Perhatian bagi Pemberdayaan Ekonomi
Yogyakarta, NU Online 
PBNU di bawah kepemimpinan KH Ma’ruf Amin dan KH Said Aqil Siroj mempunyai perhatian besar terhadap  pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Salah satu buktinya adalah menjalin kerja sama dengan PT Pegadaian dalam memfasilitasi dan memanfaatkan program Kredit Ultra Mikro (KUM). Jalinan tersebut ditandatangani di sela acara Sosialisasi Piloting Program Keagenan Khusus Kredit Ultra Mikro dan Produk Lain di Hotel Pessona Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (8/9).

Saat meluncurkan acara tersebut, Ketua Bidang Ekonomi PBNU, H Eman Suryaman menegaskan, PBNU berkomitmen dan terus mendorong pemberdayaan masyarakat, antara lain melalui program kerja sama dengan pihak pemerintah.

“Selain dakwah dan pembumian Aswaja, PBNU melalui Inkopsim atau Induk Koperasi Syirkah Muawanah juga berupaya memberdayakan ekonomi umat,” katanya.

Ia menambahkan, untuk akselerasi pemberdayakan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan sendiri oleh satu lembaga, namun diperlukan sinergi dengan pihak lain. Sebab, pemberdayaan masyarakat mempunyai banyak variabel sesuai dengan potensi manusia dan lingkungannya.

“Kami yakin akselerasi peningkatan ekonomi umat, akan lebih cepat berjalan lewat korporasi yakni PT Pegadaian ini,” jelasnya.

Acara yang diikuti puluhan pengurus koperasi pondok pesantren tersebut dihelat sejak Jumat dan berakhir Sabtu (8/9) ini. Selain H Eman, turut hadir antara lain adalah Direktur PT Pegadaian, Harianto Widodo, UKM Center UI, Nining Indroyono Soesilo, Pejabat Kementerian Keuangan, Djoko Hendratto dan Ketua Umum Inkopsim, HM Al Khaqqoh Istifa. (Aryudi Abdul Razaq/Ibnu Nawawi