::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pengusaha Nahdliyin Berkomitmen Tumbuh Tangguh dan Memberi Manfaat

Senin, 10 September 2018 11:25 Nasional

Bagikan

Pengusaha Nahdliyin Berkomitmen Tumbuh Tangguh dan Memberi Manfaat
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Abdul Kholik menuturkan, ketangguhan harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Dalam hal ini, para pengusaha yang tergabung dalam HPN berkomitmen tumbuh dengan tangguh sekaligus mampu memberi manfaat kepada orang banyak.

“Kita ingin apa yang kita bangun tumbuh menjadi usaha yang tangguh dan memberi manfaat kepada para pengusaha dan warga NU. Sebab itu, seperti layaknya membangun usaha, jatuh-bangun sudah biasa,” ujar Abdul Kholik pekan lalu.

Dia menjelaskan, upaya pihaknya dalam memberdayakan para pengusaha Nahdliyin ini sudah tujuh tahun berjalan. Banyak hal yang sudah HPN coba meskipun beberapa kali mikromart mengalami kegagalan karena kita benar-benar ingin menjalaninya sesuai dengan nature pengusaha.

Menurutnya, karakter pengusaha boleh jatuh 100 kali, tapi kita harus bangun 1000 kali. Jangan baru sekali jatuh lalu menyerah. “Saya kira kita perlu mempercepat dalam memajukan HPN ini,” terangnya.

Dalam tujuh tahun ini, lanjutnya, HPN sudah melakukan banyak hal dan apa yang HPN lakukan seluruhnya dirancang agar para aktivis HPN ini membawa manfaat, khususnya untuk meningkatkan taraf ekonomi di dalam bidang kewirausahaan.

“Jadi jangan sampai bapak ibu datang ke HPN, bukan malah maju, malah amblas. Itu yang tidak kita harapkan,” tegas Kholik.

Dalam konteks meningkatkan diri, imbuhnya, HPN harus senantiasa melakukan upaya pemberdayaan ekonomi dalam tataran kebijakan. Ini terkait ekonomi makro.

“Kita butuh para aktivis HPN yang untuk menjadi pengambil kebijakan, baik di eksekutif maupun di legislatif agar mendukung upaya pemberdayaan ekonomi warga NU,” jelasnya.

Sebab itu, dia mendukung para aktivis HPN untuk mengisi berbagai sektor kebijakan untuk memberdayakan ekonomi Nahdliyin. (Fathoni)