::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Cetak Kader IPNU-IPPNU Melalui Santri Pesantren

Rabu, 12 September 2018 09:30 Daerah

Bagikan

Cetak Kader IPNU-IPPNU Melalui Santri Pesantren
Probolinggo, NU Online
Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pondok Pesantren Nahdlatul Muta'allimin Kropak, Bantaran, Probolinggo, Jawa Timur menggelar Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Selasa (11/9).

Kegiatan dihadiri Majelis Ma'arif Nahdlatul Muta'allimin Jamalludin Al-Ghozi, alumni Pimpinan Cabang (PC) IPNU Kabupaten Probolinggo Indra Subiantoro. Juga ada Ketua PC IPNU Kabupaten Probolinggo Badrus Sholeh, Ketua PC IPPNU Kabupaten Probolinggo Ika Vita Nurjanah, Ketua PK IPNU Nahdlatul Muta'alimin Riki Susanto dan Ketua PK IPPNU Nahdlatul Muta'alimin Sofia Putri.

Selama kegiatan, para santri Pondok Pesantren Nahdlatul Muta'allimin mendapatkan beberapa materi meliputi leadership, ke-NU-an, ke-IPNU-an, ke-IPPNU-an, keorganisasian serta materi lain.

Ketua PK IPPNU Pondok Pesantren Nahdlatul Muta'allimin Sofia Putri mengatakan kegiatan ini bertujuan mengenalkan IPNU-IPPNU kepada kalangan santri baik putra dan putri. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan akan tumbuh jiwa leadership di kalangan santri lewat materi Makesta. Serta mampu mencetak kader militan yang siap menggantikan perjuangan NU ke depan," katanya.

Sementara Majelis Ma'arif Nahdlatul Muta'allimin Jamalludin al-Ghozi meminta para santri agar senantiasa tidak melupakan perjuangan para ulama NU. “Juga mampu meneladani perjuangan yang ikhlas tanpa pamrih demi berjuangan dan membesarkan NU,” katanya.

Sebagai seorang santri pesantren, tidak boleh lupa dengan perjuangan para kiai terdahulu. Karena berkat beliau bisa merasakan belajar kitab. “Intinya perjuangan kiai-kiai itu patut kita teladani dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.

Sedangkan Badrus Sholeh memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus PK IPNU-IPPNU Pondok Pesantren Nahdlatul Muta'allimin yang telah berinovasi menggelar kegiatan ini. Karena melalui pesantren IPNU-IPPNU bisa mencetak kader yang siap membesarkan organisasi dan bukan kader bermental tempe.

"Kegiatan ini sejalan dengan program dari IPNU-IPPNU Kabupaten Probolinggo untuk mencetak kader IPNU dan IPPNU dari kalangan santri pesantren,” ungkapnya. Sebab keberlangsungan estafet kepengurusan IPNU-IPPNU di Kabupaten Probolinggo menjadi tanggung jawab bersama, lanjutnya.

Makesta yang diikuti puluhan santri Pesantren Nahdlatul Muta'allimin ini dilaksanakan bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah. Momentum ini diharapkan mampu mencetak kader IPNU-IPPNU militan dan lebih baik. Serta bisa membawa perubahan dalam organisasi IPNU-IPPNU di Kabupaten Probolinggo masa mendatang. (Syamsul Akbar/Ibnu Nawawi)