::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Wali Kota Bekasi Hadiri Halaqah Aswaja Pergunu

Rabu, 12 September 2018 12:00 Daerah

Bagikan

Wali Kota Bekasi Hadiri Halaqah Aswaja Pergunu
Bekasi, NU Online
Menempati gedung Elsaid NU Center, Pimpinan Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Bekasi, Jawa Barat menggelar halaqah pendidikan. Ada tujuh narasumber yang dihadirkan pada kegiatan yang berlangsung Selasa (11/9) tersebut.

Ketujuh pembicara adalah H Rahmat Effendi selaku Wali Kota terpilih Kota Bekasi, KH Mir’an Syamsuri yang juga Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bekasi, Aris Adi Leksono dari Pimpinan Pusat Pergunu. Juga hadir H Saepulloh sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pergunu Jabar, UU Saepul Mikdar selaku Kabid Sarana dan Prasarana Disdik Kota Bekasi, juga Ayi Mikdar sebagai Sekretaris PCNU Kota Bekasi, serta Nayyib Sujudi (praktisi pendidikan).

Halaqah yang dihadiri ratusan guru NU di Kota Bekasi ini mengusung tema Membumikan Aswaja Annahdliyah di Kota Bekasi. 

“Pada NU hendaknya senantiasa menyukseskan program pendidikan pemerintah khususnya di Kota Bekasi,” kata wali kota terpilih sekaligus Ketua Dewan Penasihat PC Pergunu Kota Bekasi, H Rahman Effendi. 

Sedangkan Kiai Mir’an mengingatkan pentingnya guru NU mengamalkan dan mensyiarkan ajaran Aswaja Annahdliyah. “Sesuai pedoman para ulama NU baik amaliyah, fikrah maupun harakah,” ungkapnya.

Aris yang merupakan Wakil Ketua PP Pergunu mengingatkan untuk menanamkan nilai keaswajaan di sekolah. “Kita sebagai guru NU tidak sebatas mengajarkan mata pelajaran, namun lebih dari itu mempunyai tanggungjawab besar dalam membentuk karakter generasi muda menjadi cinta NKRI dan cinta NU,” tegasnya.

Saepulloh dalam paparannya menyampaikan bahwa ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pergunu. Di antaranya memperjuangkan pengembangan SDM, peningkatan status, kesejahteraan dan advokasi terhadap guru. 

“Karenanya, salah satu yang menjadi perhatian Pergunu adalah memberikan beasiswa pendidikan kepada guru NU untuk pengembangan SDM di berbagai perguruan tinggi khususnya di Jawa Barat,” terangnya.

Uu Saepul Mikdar yang menangani bidang sarana dan prasarana Disdik Kota Bekasi memberikan apresiasi kepada Pergunu yang telah turut serta membangun Kota Bekasi di bidang pendidikan.

“Pergunu di setiap lapisan baik cabang maupun anak cabang harus bersinergi, berkolaborasi dan intens berkomunikasi dengan dinas pendidikan untuk bersama menjadikan Kota Bekasi sebagai kota teladan di Indonesia khususnya bidang pendidikan,” harapnya. 

Sementara Ayi Nurdin selaku Sekretaris PCNU Kota Bekasi berpesan untuk senantiasa memahami secara mendalam tentang Islam Nusantara. “Sehingga guru NU tampil bijak, moderat, santun dan ramah dengan sesama dan mampu memberdayakan kearifan lokal sesuai syariat Islam,” terangnya. 

Tokoh intelektual muda NU Kota Bekasi, Nayyib Sujudi menambahkan tentang mulianya profesi guru dalam hal memperbaiki moral bangsa. “Selain ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang mumpuni, guru NU khususnya, harus menjadi teladan dalam etika, moralitas dan perilaku bagi masyarakat,” terangnya.

Ketua Pergunu Kota Bekasi, Heri Kuswara mengucapkan terima kasih atas  kehadiran para narasumber yang sangat inspiratif dan menggugah para guru NU dalam membumikan Aswaja Annahdliyah di Kota Bekasi, 

“Ini adalah halaqah terlama dan narasumber terbanyak,” katanya. Hal tersebut sengaja dilakukan agar seluruh guru NU di Kota Bekasi memahami ajaran Aswaja Annahdliyah dan Islam Nusantara, lanjutnya.

“Semoga peserta halaqah semakin cinta NU, semakin cinta NKRI dan terdepan dalam mengawal Islam Nusantara dan NKRI,” pungkasnya. (Iman/Ibnu Nawawi)