::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Siapkan Sejumlah Kegiatan pada Hari Santri Nasional

Rabu, 12 September 2018 22:15 Nasional

Bagikan

PBNU Siapkan Sejumlah Kegiatan pada Hari Santri Nasional
H Marsudi Syuhud (berjas) di hadapan insan media.
Jakarta, NU Online 
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sudah menyiapkan berbagai kegiatan untuk memperingati Hari Santri Nasional 2018. Kegiatan yang akan dilakukan secara maraton ini mengusung tema Dedikasi Santri untuk Indonesia Mandiri.

Ketua Panitia Hari Santri Nasional 2018 H Marsudi Syuhud dalam konferensi pers di gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (12/9) mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai sebelum hingga usai 22 Oktober. Di antara rangkaian kegiatan tersebut, ialah istighatsah akbar dan doa untuk bangsa yang diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia. 

Panitia juga tengah menyiapkan tempat untuk apel hari santri yang diadakan pada 22 Oktober. Pasalnya, terdapat daerah yang menginginkan agar wilayahnya menjadi tuan rumah pada perhelatan itu. Selain 22 Oktober, apel juga diadakan pada 10 November di Jawa Timur. 

"Bisa di Jakarta, di Monas, tapi ada wilayah lain yang menginginkan menjadi tuan rumah. Untuk itu kita masih koordinasikan tempatnya. Tapi untuk apel 10 November, itu jelas tempatnya di Jawa Timur," kata Marsudi. 

Selain diadakan di satu tempat secara besar, apel juga akan dilakukan di berbagai sekolah yang berafiliasi dengan NU dan organisasi sosial keagamaan lainnya yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI). Dari mulai Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga perguruan tinggi.

"Organisasi Islam yang tergabung dalam LPOI akan turut serta dalam peringatan hari santri ini," ucapnya. 

Panitia juga mengadakan jalan sehat yang disebutnya dengan jalan sehat keluarga sakinah. Kegiatan ini dilaksanakan di semua PCNU yang ada di Indonesia. Siapa pun, katanya, dipersilakan ikut. 

"Jalan sehat keluarga sakinah dari mulai anak-anaknya, bapaknya, ibunya, cucunya, kakeknnya boleh ikut semua itu," katanya. 

Panitia juga menyelenggarakan santripreneur award. Kegiatan tersebut diadakan sebab sudah mulai banyak pengusaha yang berasal dari kalangan NU. Ada juga talk show, interfaith dialogue, hingga peluncuran buku zaman dahulu. 

Panitia juga melombakan pembacaan Al-Qur'an atau Musabaqah Tilawatil Qur'an dan pembacaan kitab kuning atau Musabaqah Tilawatil Kutub secara nasional. Sementara untuk kesenian, katanya, dibuka lomba kaligrafi, busana muslim, dan dai milenial, pidato bahasa Arab dan Indonesia. 

Ia mengatakan, berbagai kegiatan yang akan diadakan ini sebagai wujud dedikasi santri untuk Indonesia. "Santri mandiri, Indonesia mandiri, santri kuat, Indonesia kuat," pungkasnya. (Husni Sahal/Ibnu Nawawi)