::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kopi Kreasi IPNU di Tulungagung Sukses Tembus Pasar Internasional

Jumat, 14 September 2018 16:30 Nasional

Bagikan

Kopi Kreasi IPNU di Tulungagung Sukses Tembus Pasar Internasional
Tulungagung, NU Online
Kiprah membanggakan ditorehkan Ikbar Sallim Al-Asyari. Kepala Bidang Kewirausahaan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri (IPPNU) Kalidawir Tulungagung, Jawa Timur tersebut sukses membangun bisnis melalui Kopi Mangrove Segara di bawah PT Karya Anak Desa.

“Kopi Mangrove Segara memberikan warna baru dalam model bisnis yang ditarapkannya yaitu bisnis yang dijalankan berazas konservasi kawasan pesisir,” kata Ikbar kepada media ini, Jumat (14/9).

Hingga saat ini sudah lebih dari 50 warga pesisir yang terlibat dengan total lima pantai di Tulungagung dan Trenggalek yang diberdayakan. Yaitu Pantai Sine, Brumbun, Gerangan, Sidem, dan Cengkrong Trenggalek. 

“Mangrove yang awalnya tidak diketahui manfaatnya, dan cenderung ditebang, kini memiliki manfaat dan menjadi sebuah bisnis yang berkelanjutan,” kata pengurus Himpunan Pengusaha Santri Indonesia atau Hipsi Tulungagung tersebut. 

Atas usahanya, berbagai penghargaan baik nasional maupun internasional didapatkan. “Di antaranya young southeast Asian leader initiative dari Presiden Barrack Obama lewat University of Nebraska at Omaha,” ungkapnya. 

Juga Coastal Development Recognition Award dari US Embassy Vietnam. Dan yang terbaru adalah apresiasi dari Kemenristek Dikti malalui investasi Program IBT/PPBT 2018 untuk pengembangan bisnis, lanjutnya.

“Alhamdulillah, senang sekali ketika usaha dan karya kita diapresiasi,” ungkapnya. Secara pribadi, dirinya tidak menyangka akan mendapat sejumlah sambutan membanggakan tersebut.

Ikbar mengemukakan bahwa idenya berawal dari penelitian waktu kuliah ilmu kelautan di Universtias Brawijaya Malang. “Kini menjadi produk yang diterima pasar, dan semua tim terus berbenah memperbaiki kekurangan bisnis yang ada,” tutur Direktur Kelompok Pelestari Mangrove (KPM) Segara ini.

Misi KPM Segara ke depan adalah ekspansi wilayah pemberdayaan. “Harapan kami akan ditambah, disusul lagi dengan perluasan jangkauan pasar melalui penambahan jaringan mitra penjualan,” katanya.

Dirinya juga mempersilakan berbagai kalangan untuk mendapatkan informasi tentang kopi ini termasuk kegiatan green-social bisnis di laman resmi www.kpmsegara.id. “Atau melalui sosial media baik facebook ataupun instagram,” pungkasnya. (Abdullah/Ibnu Nawawi)