::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

RMI Bakal Gelar Pameran Prestasi Pesantren

Jumat, 14 September 2018 22:30 Nasional

Bagikan

RMI Bakal Gelar Pameran Prestasi Pesantren
Jakarta, NU Online
Pimpinan Pusat (PP) Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) atau asosiasi pesantren Nahdlatul Ulama akan menyelenggarakan Pesantren Expo di Solo, Jawa Tengah, Jumat hingga Ahad (5-7/10). Kegiatan tersebut menyuguhkan berbagai prestasi yang dihasilkan pesantren.

Menurut Ketua PP RMI KH Abdul Ghaffar Rozin, sejumlah pesantren akan diundang untuk memperlihatkan prestasi yang dihasilkannya, baik di bidang pendidikan maupun penemuan. “Termasuk prestasi dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berbasis pesantren,” katanya kepada NU Online, Jumat (14/9).

Gus Rozin juga menyontohkan pesantren yang memiliki metode baru membaca cepat kitab kuning atau menghafal Al-Qur'an dengan cepat. “Metode-metode terobosan semacam ini pesantrennya akan kita undang di Solo untuk memamerkan," katanya di gedung PBNU, Jakarta Pusat.

Pada acara tersebut, RMI juga mengundang lembaga-lembaga dan korporasi swasta yang menjadi mitranya dalam mengembangkan ekonomi pesantren, yang sudah berjalan dan menghasilkan banyak kerja sama.

"Kalau kita bicara soal ekonomi pesantren, salah satu fokus kepengurusan RMI saat ini adalah pemberdayaan ekonomi pesantren. Hasil-hasil kerja sama itu yang sudah jadi atau yang sedang berproses akan kita pamerkan di Solo pada pesantren expo itu," ucapnya.

Selain itu, sejumlah kementerian yang memiliki program untuk pemberdayaan pesantren juga bakal dihadirkan pada pameran tersebut. Hal itu bertujuan agar para pengasuh pesantren mengetahui informasinya secara langsung.

"Setelah kita identfikasi, ternyata hampir semua kementerian dan lembaga di republik ini memiliki program pemberdayan pesantren. Sayangnya, pesantren tidak tahu banyak tentang program ini, maka kemudian mereka kita undang supaya akses informasi program-program ini langsung diketahui oleh publik, terutama stakeholder," jelasnya.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dijadwalkan hadir untuk meninjau pameran tersebut dan menyaksikan penandatangan perjanjian kerja sama antara tujuh pesantren dengan beberapa lembaga mitra. 

"Insyaallah kalau tidak ada aral melintang, Presiden Jokowi akan hadir untuk meninjau pesantren expo," tandasnya.(Husni Sahal/Ibnu Nawawi)