::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

HARI SANTRI 2018

Pesantren Diharapkan Jadi Agen Perkembangan Ekonomi

Ahad, 07 Oktober 2018 23:45 Nasional

Bagikan

Pesantren Diharapkan Jadi Agen Perkembangan Ekonomi
Ketua Umum PP RMI buka Pesantren Expo 2018 di Solo
Solo, NU Online
Banyaknya pesantren yang ada di Indonesia, diharapkan untuk mampu menggali potensi yang ada, khususnya di bidang perekonomian guna menciptakan pesantren yang mandiri.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nadlatul Ulama (RMINU) Abdul Ghofarrozin di sela acara Pesantren Expo, Sabtu (6/10) malam di Solo.

Saat ini total ada sebanyak 28.000 pesantren di Indonesia. ”Dari jumlah itu, di Jateng saja ada 4.400 pesantren. Ini merupakan potensi perekonomian yang besar. Kemandirian pesantren memang diperlukan, karena mereka tak berada di bawah naungan pemerintah,” jelas Gus Rozin.

Sementara itu, Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo berharap keberadaan santri juga harus mampu menjadi pelopor perubahan.

”Kegiatan (Pesantren Expo) ini sangat positif, karena mampu melahirkan gagasan kreatif dan inovatif. Santri tidak hanya handal ilmu dan agama, namun juga mampu menjadi agen perkembangan ekonomi bagi masyarakat," kata dia. (Ajie Najmuddin/muiz)