::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Rekomendasi Rapimnas Pergunu

Rabu, 10 Oktober 2018 23:30 Nasional

Bagikan

Rekomendasi Rapimnas Pergunu
Sarasehan dan Rapimnas Pergunu 2018

Palu, NU Online
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) sukses digelar 4-7 Oktober 2018 lalu. Rapimnas yang dibarengi dengan Sarasehan Kebangsaan ini berlangsung di Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto Jawa Timur.

Ketua Pergunu, Aris Adi Laksono menyampaikan, Rabu (10/10) Sarasehan Kebangsaan dan Rapimnas Pergunu adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2018 yang dikoordinasikan oleh PBNU.

"Sarasehan dan Rapimnas Pergunu juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting untuk penguatan gerak Pergunu dalam waktu ke depan," imbuh Aris.

Berikut adalah rekomendasi Rapimnas Pergunu 2018

Pertama, Pergunu mendorong terwujudnya sistem pendidikan Indonesia yang unggul dan kompetitif. Indikatornya adalah terwujudnya Generasi emas Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berdedikasi pada agama, bangsa, dan Negara.

Kedua, Pergunu berharap pemerintah terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru secara berkelanjutan.

Ketiga, sebagai bentuk tindakan teknis atas Undang-undang Guru dan Dosen, serta peraturan pemerintah lainnya tentang perlindungan Guru, Pergunu berharap segera difasilitasi oleh pemerintah untuk terbentuknya Komisi Perlindungan Guru Indonesia. Lembaga ini bertugas secara teknis mengawal upaya perlindungan hukum, jaminan keselamatan dan kesehatan, dan jaminan kesejahteraan bagi guru dan keluarga guru.

Keempat, penguatan ideologi organasasi, melalui ToT Nasional Aswaja Annahdliyah; dan penguatan Kompetensi Guru, melalui ToT Kompetensi Berkelanjutan.

Kelima, Pergunu mendorong terwujudnya sistem pendidikan Indonesia yang unggul dan kompetitif. Indikatornya adalah terwujudnya Generasi emas Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan berdedikasi pada agama, bangsa, dan negara.

Selain itu, dalam menghadapi Pilpres dan Pileg 2019, Pergunu berharap semua elemen masyarakat menjaga keharmonisan, agar tercipta suasana Aman dan damai untuk Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.

Ke depan, Pergunu berharap agar para pemimpin negeri yang dihasilkan dari pesta demokrasi 2019, dapat menjadi pemimpin yang amanat, berusaha mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia, yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, sejahtera lahir dan batin. (Kendi Setiawan)