::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

NU PEDULI SULTENG

Klinik NU Peduli Sulteng Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan

Kamis, 11 Oktober 2018 20:30 Nasional

Bagikan

Klinik NU Peduli Sulteng Perluas Jangkauan Layanan Kesehatan
Klinik NU Peduli Sulteng bantu warga terdampak gempa

Palu, NU Online
Untuk memaksimalkan layanan kesehatan bagi warga terdampak gempa dan tsunami Sulawesi Tengah, NU Peduli bakal mendirikan Klinik NU Peduli Sulteng. Klinik akan dibangun di Kelurahan Kayu Malue, RT 1 RW 1 Ngapa, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.

Anik Rifqoh dari NU Peduli menyatakan klinik nantinya berfungsi sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak gempa, mengingat saat ini warga masih menglami susahnya akses terhadap layanan kesehatan.

Menurutnya di lokasi tersebut terdapat 50 KK yang bermukim di tenda-tenda pengungsian. Nantinya klinik tidak hanya melayani warga dari pengungsian setempat, namun juga warga dari daerah lainnya.

“NU Peduli akan enjemput warga menyediakan rawat inap dan aktivitas kesehatan lainnya,” kata Anik, Kamis (11/10).

Pihaknya berharap hadirnya Klinik NU Peduli akan memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat terdampak gempa. “Doakan kami untuk bisa memberikan manfaat terbaik untuk warga Sulawesi Tengah,” imbuhnya.

Bayu Aji Wicaksono, dokter NU Peduli mengatakan Kelurahan Kayu Malue dipilih sebagai lokasi Klinik NU Peduli karena rumah sakit dan klinik lainnya jauh dari lokasi tersebut. Walaupun ada klinik, namun tidak menyediakan rawat inap.

Selain itu keberadaan Klinik NU Peduli sangat strategis karena berada mudah dijangkau dari Donggala dan Kota Palu. 

Sementara itu, Nurochman, salah satu dokter NU Peduli mengatakan layanan kesehatan menjadi salah satu fokus NU Peduli dalam penanganan bagi warga terdampak gempa Sulteng. Higga saat ini Tim Kesehatan NU Peduli telah melayani 500 warga di beberapa titik pengungsian.

Dari pemeriksaan di lapangan, ditemukan gangguan kesehatan yang paling banyak diidap warga adalah infeski saluran pernapasan atas (ISPA), diare, dan gatal-gatal.

“Karena banyak debu dan kondisi pengungsian yang buruk,” kata Nurochman.

Tim NU Peduli memfokuskan layanan melalui 12 pos yang tersebar di Palu, Sigi, Donggala. (Kendi Setiawan)