::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ratusan Rumah Rusak, NU Sumenep Galang Dana untuk Gempa Sapudi

Jumat, 12 Oktober 2018 09:00 Nasional

Bagikan

Ratusan Rumah Rusak, NU Sumenep Galang Dana untuk Gempa Sapudi
Rumah warga Pulau Sapudi hancur akibat gempa.
Sumenep, NU Online
Akibat gempa bumi yang berpusat di perairan 12 km arah timur laut sekitar 55 kilometer Kabupaten Situbondo, Jawa Timur justru dirasakan warga Pulau Sapudi, Sumenep. Setidaknya, guncangan gempa bumi itu merusak lebih dari 246 unit rumah warga, tempat ibadah dan bangunan sekolah.

Karenanya sejumlah elemen di NU Sumenep melakukan penggalangan dana untuk mengurangi derita warga terdampak gempa. 

“Ikhiar mengumpulkan sejumlah donasi juga dilakukan sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang menimpa warga di Pulau Sapudi,” kata Zainul Hasan, Jumat (12/10). 

Sejumah nahdliyin langsung bergerak menyapa beberapa tempat keramaian untuk mengumpulkan dana berupa uang tunai. “Baik dilakukan di Kota Sumenep maupun di sejumlah kecamatan,” kata Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep ini.

Hal tersebut sebagaimana dilakukan Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) setempat. "Mereka yang menyapa warga di rumah hingga pasar untuk menghimpun dana," katanya.

Tangapan sangat cepat dari sejumlah kalangan khususnya di NU ini tentu membanggakan. “Alhamdulillah kerja cepat juga ditunjukkan NU dalam membantu para korban di Pulau Sapudi,” kata warga Dusun dan Desa Somber, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi tersebut. 

Hal itu dibuktikan dengan telah memberangkatkan dokter ke Pulau Sapudi. Kebetulan Ketua Lembaga Kesehatan (LK) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gapura adalah seorang dokter umum. “Dan dia langsung berangkat menuju Sapudi dengan membawa alat medis dan obat-obatan yang diperlukan tentunya,” kata alumnus Universitas Islam Negeri Sunan  Ampel Surabaya ini.

Gempa di Pulau Sapudi juga mendapat perhatian dari Soekarwo, Gubernur Jatim. "Ada satu sekolah dan satu masjid terdampak gempa," katanya saat berada di Mapolda Jatim, Kamis (11/10).

Soekarwo mengatakan adapun sekolah terdampak itu adalah Masjid Muratul Muridin dan Madrasah Diniyah Salafiyah Hidratus Sufian. "Ada dua rumah rata dengan tanah," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan bersama Gubernur  dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman bertolak dari hanggar helikopter di Mapolda Jatim sekira pukul 09.30 WIB, menuju Pulau Sapudi  untuk melihat dampak gempa di sana. (Ibnu Nawawi)