::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Inilah Juara dan Nominasi Lomba Cerpen LTNNU Lampung

Jumat, 12 Oktober 2018 20:30 Daerah

Bagikan

Inilah Juara dan Nominasi Lomba Cerpen LTNNU Lampung
Foto (Ist.)

Bandarlampung, NU Online
Setelah melalui tahapan penyeleksian dan penilaian dari para dewan juri, akhirnya panitia Lomba Menulis Cerpen yang diselenggarakan oleh Redaksi Website NU Provinsi Lampung, mengumumkan para pemenang lomba.

“Lomba cerpen tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) nulampung.or.id ke-4, laman resmi PWNU Provinsi Lampung yang dikelola oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU),” demikian disampaikan Sunarto selaku Sekretaris Pengurus Wilayah LTNNU Provinsi Lampung, di Bandar Lampung, Jumat (12/10) pagi.

Berikut nama-nama pemenang lomba Cerpen
 

  1. Pemenang I: Adam Yudhistira (Lampung) dengan judul  “Sepatah Kata yang Hilang Dilahap Api”
  2. Pemenang II: Riqqi Ramadhan (Sumenep, Jawa Timur) dengan judul “Sandal Keramat Kiai Khidir”
  3. Pemenang III: Azri Zakikiyah (Pasuruan, Jawa Timur) dengan judul “Gus Walid”
  4. Pemenang Harapan I: Rizki Andika (Karawang, Jawa Barat) dengan judul judul “Pak Serdam”
  5. Pemenang Harapan II: Agus Kurniawan (Bandar Lampung) dengan judul  “Ustad Miring Kampung Kami”
  6. Pemenang Harapan III: Rofoki Asral (Sleman, Yogyakarta) dengan judul “Ra'”

Selain menetapkan tiga pemenang lomba cerpen dan tiga juara harapan, tim Dewan Juri juga menetapkan 20 cerpen terpilih dan oleh panitia nantinya akan turut diterbitkan menjadi buku atau antologi cerpen.

Berikut nama dan judul cerpen yang masuk dalam kategori pemenang nominasi, yang disusun berdasarkan alpabeth (non-ranking).

  1. Agus Salim (Sumenep, Madura)  — Kanan Mati karena tidak Mau Naik Perahu
  2. Ainul Mardiyah (Aceh)  — Pasai Sudah, Menasah
  3. Aksan Taqwein (Tangerang) —   Doa Ali Sahab
  4. Alfian Dippahaten (BTN Wesabbe, Makasar) — Mencintai Pembunuh
  5. Annas Solahudin (Bojonegoro, Jawa Timur) — Sumur Tua dan Danau Kematian
  6. Azwar (Tangerang Selatan)  — Seorang Laki-laki dan Perempuan dari Masa Lalu
  7. Dewi Purwaningrum (Ponorogo, Jawa Timur) — 3 to 30
  8. Erwin Setia (Bekasi) — Kau Pergi ke Sebuah Tempat yang Tak Seorang pun Perlu Tahu
  9. Faiz Aditya Akhyar (Banyumas, Jawa Tengah) — Kopiah Kiai Dullah
  10. Fajar Mesaz (Mesuji, Lampung) —  Barangkali Dia Bukan Pelacur
  11. Arif Budiman (Kudus, Jawa Tengah) —  Kuda Putih di Ritus Kenabian
  12. Marlia Alvionita (Lampung Tengah, Lampung) — Lonceng Perdamaian
  13. Novi Giyanti (Bandar Lampung) — Tetesan Embun
  14. Nurmala Arfany Arista (Bandung, Jawa Barat) — Celah Gelap
  15. Royan Julian (Pamekasan, Madura) — Tiga Kemarau Syekh Raba
  16. Saifudin (Guluk-Guluk, Madura) —  Lubang Kecil Persegi Empat
  17. Siti Rahayu Fadilah (Bandar Lampung)  — Setitik Cahaya dalam Surau
  18. Theopilus Yudhi (Karanganyar, Jawa Tengah)  — Gus Khomarudin
  19. Ulil Amri (Pesawaran, Lampung) — Burung Bondol dan Seorang Teman Kecil
  20. Yunita (Jakarta)– Hikayat Syekh Jalaludin dan Demang Tunggul Itam

Hadiah bagi para pemenang 1, 2 dan 3 yang berasal dari luar Provinsi Lampung akan dikirim melalui rekening. Sedangkan bagi pemenang yang berasal dari wilayah Provinsi Lampung, akan dihubungi oleh panitia untuk menerima hadiah di kantor PWNU Provinsi Lampung. 


“Sedangkan, para juara harapan 1, 2 dan 3 akan mendapatkan paket buku yang telah diterbitkan oleh PW LTNNU Provinsi Lampung, dan akan mendapat sertifikat dari Redaksi NU Provinsi Lampung," tutup alumni Pesantren Al Hikmah Benda Sirampog Brebes, Jawa Tengah ini. (Akhmad Syarief Kurniawan/Muhammad Faizin)