::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Germas Muslimat NU Lakukan Optimalisasi di Serang dan Pandeglang

Jumat, 26 Oktober 2018 10:50 Nasional

Bagikan

Germas Muslimat NU Lakukan Optimalisasi di Serang dan Pandeglang
Foto: istimewa
Serang, NU Online
Setelah melakukan optimalisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan upaya pencegahan stunting di wilayah Kalimatan Timur, kini Muslimat Nahdlatul Ulama melakukan kegiatan yang sama di Serang, Provinsi Banten, Selasa lalu.

Sama seperti yang dilakukan di daerah Hulu Sungai Utara dan Banjarbaru, Muslimat mengarahkan kegiatannya di Pondok Pesantren dan Majelis Taklim Muslimat NU di Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang.

Untuk mempersiapkan kegiatan ini, Kementerian Kesehatan bersama PP Muslimat NU, PW Muslimat NU Banten, PC Muslimat NU Kota Serang dan Pandeglang, termasuk pejabat dari Bappeda Provinsi Banten, Dinkes Kabupaten Pandeglang dan Kota Sereng menggelar rapat persiapan di Hotel Lee Dian, Kota Serang.

Ketua PP Muslimat NU bidang kesehatan Hj Erna Yuliana Soefihara mengatakan, rapat persiapan tersebut untuk menyamakan persepsi dengan beberapa pihak untuk menyelenggaran dan mendukung kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari tersebut.

“Kesepakatanya untuk mendukung Gernas dan pencegahan stunting tidak hanya stcekholder, seperti Bappeda, Dinkes juga pimpinan pondok pesantren dan majelis taklim, Muslinat NU Banten dan kabupaten/kota yang ada di Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang,” ujar Erna lewat keterangan tertulisnya kepada NU Online.

Menurutnya, realisasi kegiatan ini tidak mungkin terjadi tanpa adanya dukungan semua pihak. Mobilisasi Germas, kata dia, diharapkan pimpinan pondok pesantren dapat mengimplementasikan ditempat dimasing-masing.

“Lalu di majelis taklim juga memberikan penyuluhan atau ceramaah menyampaikan muat-muatan pencegahan stunting kepada ibu-ibu atau ibu hamil,” terangnya. (Fathoni)