::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesantren Amanatul Ummah Raih Penghargaan Santri of The Year 2018

Rabu, 31 Oktober 2018 18:30 Nasional

Bagikan

Pesantren Amanatul Ummah Raih Penghargaan Santri of The Year 2018
Jakarta, NU Online
Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Mojokerto meraih penghargaan sebagai Pesantren Modern Inspiratif. Prestasi ini diumumkan pada  Malam Penghargaan yang digelar di Auditorium UIN Surabaya, Senin (29/10). Ini adalah kali kedua event penghargaan Santri of the Year dilaksanakan oleh Islam Nusantara Center.

Penghargaan diserahkan oleh Emil Dardak, Wakil Gubernur Jatim terpilih kepada H Muhammad al Barra, ketua Yayasan Amanatul Ummah.

Penghargaan kategori Pesantren Modern Inspiratif ini semakin meneguhkan kualitas Pesantren Amanatul Ummah. Selama ini, Pesantren Amanatul Ummah dikenal oleh masyarakat luas sebagai pesantren yang secara konsisten melahirkan alumni alumni berkualitas.

"Hal ini ditunjukkan dengan sebaran lulusannya yang diterima di pelbagai perguruan tinggi negeri dan swasta favorit. Lulusannya antara lain kuliah di ITB, UI, Unair, UGM di fakultas-fakultas dengan peminatan yang tinggi seperti Fakultas Kedokteran, Teknik dan Farmasi," kata Wakil Ketua Pergunu, Aris Adi Laksono, Rabu (31/10).

Lebih dari itu, lulusan Pesantren Amanatul Ummah juga menyebar di berbagai perguruan tinggi di luar negeri. Tidak hanya di kawasan Timur Tengah seperti Maroko, Mesir, Yaman dan Sudan, tapi juga di negara Barat dan Asia seperti Australia, China, Russia, Jerman dan negara negara lain.

Sebelumnya, Pesantren Amanatul Ummah, dari lembaga lain juga memperoleh penghargaan dalam kategori 'The Most Favorite Islamic School of The Year 2017' dan 'The Best Tutoring Program in Islamic School 2018'. (Kendi Setiawan)