::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Malidin, Anggota Banser Tetap Setia di Usia Lanjut

Sabtu, 03 November 2018 18:00 Daerah

Bagikan

Malidin, Anggota Banser Tetap Setia di Usia Lanjut
Malidin (kanan), usia lanjut tak menghalanginya jadi Banser
Sampang, NU Online
Kecintaan seseorang terhadap suatu hal memang kadang membuat seseorang lupa terhadap entitas dirinya. Sebagaimana hal tersebut tersirat dalam sebuah Hadist yang berbunyi 'Man Ahabba Say'an Fahuwa Abduhu' (Barang siapa mencintai sesuatu maka berarti dia siap mengabdi untuknya). 

Adalah Malidin seorang pria lanjut usia asal Desa Karang Gayam Kecamatan Omben, Sampang, Jawa timur ini telah membuktikan kecintaannya terhadap Nahdlatul Ulama. Meski umurnya yang tak lagi muda, tidak membuat semangatnya surut untuk tetap menghibahkan sisa hidupnya untuk tetap berkhidmat Badan Otonom Ansor, yakni Barisan Ansor Serbaguna (Banser). 

Terbukti, semangat juangnya tetap berkobar untuk mengikuti Diklat Terpadu Dasar Angkakatan pertama yang diselenggarakan di Pesantren Al-Ihsan Jrangoan Asuhan Kiai Mahrus bin Abdul Malik pada Jumat-Ahad (2-4/11).

Dawuhnya, "Kaderin Estoh ka NU" (Saking cintanya ke NU) itulah yang membuat dirinya tetap istiqamah berada di tengah-tengah barisan Banser.

Ubaidil Quddus mengatakan, di saat peserta lain yang masih segar dan muda merasa lelah dan drop out ketika berlatih di bawah teriknya matahari, Pria berusia 70 tahun ini mengungkapkan suatu hal yang di luar prasangka banyak orang "Bunten Kauleh Gik Kuat" (Tidak, Saya Masih Kuat). 

Sungguh semangat juang yang dimiliki Malidin ini perlu bahkan wajib diintegrasikan ke dalam jiwa para pelopor yang muda, yang tua tetap semangat, tentu yang muda harus lebih semangat. (Ridho/Muiz)