::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sabyan Gambus Jadi Juri, Ini Ketentuan Lomba Shalawat Daring Muslimat NU

Selasa, 06 November 2018 03:15 Nasional

Bagikan

Sabyan Gambus Jadi Juri, Ini Ketentuan Lomba Shalawat Daring Muslimat NU
Muslimat NU dan Sabyan Gambus (Foto: istimewa)
Jakarta, NU Online
Muslimat Nahdlatul Ulama dan perusahaan aplikasi BoradscatingID menggandeng grup musik Sabyan Gambus untuk menjadi juri lomba shalawat daring atau online. Dengan menggaet Nissa Sabyan dan kawan-kawan, Muslimat NU berharap generasi muda berbondong-bondong mengikuti lomba ini.

Untuk bisa mengikuti lomba tersebut, setiap peserta harus menginstall aplikasi Lomba Sholawat pada Google Play Store melalui https://s.id/lombasholawat.

Setiap peserta yang telah mendaftar setelah menginstal aplikasi tersebut bisa langsung mengikuti lomba. Namun dikenakan biaya sebesar Rp10 ribu per lagu. Akumulasi dari dana tersebut akan kembali kepada para pemenang.

Mereka akan mendapatkan hadiah berupa umrah, beasiswa, rekaman digital mastering, hingga berkolaborasi dengan Sabyan Gambus yang siap membuatkan video klip resmi bagi enam pemenang yang terdiri dari 3 kategori dewasa dan 3 lainnya kategori anak.

Dalam peluncuran lomba pada Ahad lalu di Jakarta, Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa menilai, saat ini para generasi milenial memang membutuhkan panduan yang benar untuk bisa menuntun mereka agar tidak salah jalan.

Sebab itu, menurutnya tepat jika berkolaborasi dengan Sabyan Gambus yang saat ini menjadi primadona musik religi bagi anak muda tanah air.

Khofifah menjelaskan, anak muda saat ini membutuhkan sosok yang bisa membuat pikiran mereka senang, namun pada saat bersamaan juga memberikan keteduhan.

"Para milenial ini butuh panduan, butuh sesuatu yang menjadikan mereka bersenandung tapi hatinya teduh," jelasnya.

Sosok itu, sambung Khofifah, harus bisa membuat mereka mengeksplorasi diri melalui hobi, salah satunya menyanyi. Namun lagu yang dinyanyikan pun tentunya yang positif dan penuh doa dan pujian.

"Bersenandung tapi jauh dari narkoba dan jauh dari apa yang tidak kita inginkan," terangnya. (Fathoni)