::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Peringatan Hari Pahlawan Banser Majalengka dan Cilacap

Ahad, 11 November 2018 08:15 Daerah

Bagikan

Peringatan Hari Pahlawan Banser Majalengka dan Cilacap
Apel Hari Pahlawan Banser Cilacap, Sabtu (10/11)
Jakarta, NU Online
Momentum Hari Pahlawan 10 November tak luput dari keaktifan anggota Ansor dan Banser dalam memperingatinya. Di Majalengka, Jawa Barat, Ketua PAC GP Ansor Jatitujuh, Amin Halimi menegaskan kemerdekaan bukan saja milik para pejuang yang telah gugur, akan tetapi tetapi kita yang masih hidup harus mengisi kemerdekaan.

"Memperingati Hari Pahlawan kita jangan hanya berdiam saja atau berpangku tangan, tetapi harus bergerak menuju kebaikan umat," kata Amin di Sekretariat PAC GP Ansor Kecamatan Jatitujuh, Sabtu (10/11).

Peringatan Hari Pahlawan menurutnya, diharapkan dapat diambil hikmahnya oleh para pemuda dalam menghargai perjuangan para pendahulu dalam menjaga kemerdekaan. "Saatnya para pemuda saat ini untuk mengisi dengan hal yang positif," tegasnya.

Di hari yang sama di Cilacap, Jawa Tengah, apel Hari Pahlawan dihadiri seribu ima ratus anggota Banser. Kegiatan dilangsungkan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Mumammad Saw oleh Kasatkorcab Banser dan PC GP Ansor Kabupaten Cilacap di Lapangan Krida Nusantara Kecamatan Cilacap Utara.

Pembina apel yaitu Gus Nuril Arifin dari Semarang mengimbau kepada seluruh anggota Banser untuk melihat perjuangan para pejuang bangsa yang gigih membela kemerdekaan NKRI ini yang di pelopori oleh Resolusi Jihad Mbah Hasyim Asy’ari, sehingga kemerdekaan NKRI ini masih bisa dipertahankan.

"Negara Indonesia dibuat dengan kesepakatan bersama sebagai negara Kesatuan Republik Indonseia bukan sebagai negara atas nama kelompok tertentu. Dalam konteks sekarang ini untuk anggota banser untuk bisa bangkit dan bisa berjihad dalam jihadul akbar dalam mempertahankan kemerdekaan NKRI," papar Gus Nuril.

Anggota Banser juga diminta meneladani Nabi Muhammad Saw yang tidak takut membela bangsa dan negara. "Semoga Allah meridhai perjuangan para Banser semuanya," ujarnya.

Pelaksana kegiatan yang juga Kasatkorcab Banser Kabupaten Cilacap, Jamaludin Albaab mengatakan apel ini sebagai penambah semangat anggota Banser untuk terus berjuang. Acara ini juga dimulai dengan rangkaian acara aksi menyebar kedamaian di Alun-alun Cilacap bersama banom NU lain seperti IPNU, IPPNU, Ansor dan Fatayat. Apel diakhiri dengan tapak tilas sejarah dengan ziarah ulama-ulama NU se-Kabupaten Cilacap.

Banser Jangan Terpancing Fitnah

Orasi kebangsaan oleh KH Abbas Fuad Hasyim dari Buntet Cirebon mewarnai apel Hari Pahlawan di Cilacap. Kiai Abbas menyampaikan adanya isu-isu fitnah yang sedang ditujukan kepada Banser setelah membakar bendera HTI. Ia pun berpesan aga Banser agar tidak terpancing emosi.

"Karena kita bersama para ulama NU yang insyaallah dilindungi oleh Allah Swt. Mereka hanya orang-orang munafik mengatasnamakan agama untuk kepentingan sendiri, dan kita sebagai benteng NKRI benteng ulama sudah dalam jalur yang benar,” tegasnya.

Kiai Abbas juga menceritakan kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama di masa Sayidina Ali yang dikenal dengan kelompok Khawarij sebagai kelompok yang munafik. (Tata Irawan&Emir Rasyid F/Kendi Setiawan)