::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lagi, Mahasiswi STAINU Temanggung Juara I Lomba Lari

Kamis, 15 November 2018 22:30 Daerah

Bagikan

Lagi, Mahasiswi STAINU Temanggung Juara I Lomba Lari
Yosita (berkerudung) saat menerima hadiah.
Temanggung, NU Online
Pada Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah 2018 di Surakarta, Yosita Bella Noveliasari berhasil meraih juara I olahraga lari.

Yosita adalah mahasiswi semester tiga program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Temanggung, Jawa Tengah.

Kegiatan tahunan itu digelar di Stadion Sriwedari Surakarta yang diikuti ratusan atlet dari kabupaten/kota se Jateng dalam beberapa cabang lomba. Yosita meraih kejuaraan lari 100 meter dalam perhelatan tersebut. 

"Alhamdulillah, saya mendapat juara satu lomba lari 100 M tahun 2018 ini," terang Yosita, Rabu (14/11).

Dia mengaku bangga bisa mewakili Temanggung dan mengharumkan nama almamaternya, STAINU Temanggung. “Saya berharap kejuaraan itu menjadi langkah untuk terus menghidupkan olahraga di Indonesia sebagai wujud cinta tanah air,” ungkapnya.

Terpisah, Fika Khalwa Aisyah menjelaskan sosok Yosita. "Saya sebagai teman sangat bangga dan kagum terhadap Yosita yang mempunyai semangat besar dalam hidupnya terutama untuk menyelesaikan kuliah ini," katanya.

Kejuaraan itu tentu menjadi sejarah bagi Yosita, karena bertepatan dengan hari ulang tahunnya. "Kejuaraan ini menjadi hadiah terindah di hari ulang tahun Yosita," kata Fika.

Yosita menjadi salah satu motivasi bagi teman di bangku perkuliahan. Sebab, semangatnya yang tinggi meskipun dirinya perempuan. "Dengan mendengar kabar kejuaraan tersebut, teman-teman sekelas banyak yang menetes kan air mata sebagai wujud rasa terharu dan bangga terhadap Yosita," terang Fika.

Ketua Program Studi PAI, Luluk Ifadah menyampaikan bahwa Yosita merupakan mahasiswi yang memiliki kelebihan dalam olahraga lari. "Alhamdulillah, ini yang kedua setelah tahun kemarin juga juara pertama," katanya.

Pihaknya mendorong mahasiswa menggeluti softskill sesuai yang diminati. “Karena hal itu akan menjadi investasi masa depan ketika kelak lulus dari perguruan tinggi,” ungkapnya.

Tahun 2017, dalam dalam Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jateng 2017, Yosita juga berhasil menyabet juara pertama cabang olahraga atletik lari dan diulang lagi sejarah itu pada tahun 2018 ini. (Hamidulloh Ibda/Ibnu Nawawi)