::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

LAZISNU Sidoarjo Resmikan Mushala Al-Ikhlas Lombok Utara

Ahad, 25 November 2018 17:00 Nasional

Bagikan

LAZISNU Sidoarjo Resmikan Mushala Al-Ikhlas Lombok Utara
Persemian mushala terdampak gempa di Lombok, NTB
Jakarta, NU Online
Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sidoarjo Jawa Timur meresmikan Mushala Al-Ikhlas yang terletak di Dusun Nusantara, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (24/11).

Direktur LAZISNU Sidoarjo Dodi Dyauddin menyampaikan bahwa mushala berukuran 10x10 M² itu dibangun di atas tanah wakaf Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lombok Utara. Seluruh dana pembangunan yang mencapai 150 juta rupiah itu berasal dari donatur LAZISNU Sidoarjo.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo KH Maskun mengungkapkan bahwa saat Rasulullah mengalami tahun kesedihan (amul huzn) setelah ditinggal lebih dulu oleh istrinya Siti Khadijah dan pamannya Abu Thalib, Nabi diajak jalan-jalan oleh Allah swt dari masjid ke masjid.

Maka, menurutnya, sudah tepat langkah LAZISNU Sidoarjo dengan membuat mushala untuk menghapus duka, sebagaimana yang dialami Nabi dulu.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB KH Masnun dalam sambutannya mengatakan bahwa pelajaran penting pascabencana adalah mendekat kepada Dzat yang membuat bencana dengan teladan Nabi. "Meneladani Nabi pasca bencana adalah dengan mendekat kepada Allah swt.," ujarnya.

Kegiatan yang diawali istighotsah dan tahlil ini juga dihadiri oleh Ketua PCNU Lombok Utara KH Sai, dan beberapa jajaran pengurus PCNU Sidoarjo.

Pada kesempatan tersebut, LAZISNU Sidoarjo juga menyumbangkan 130 paket meja kursi dan buku Aswaja untuk sekolah Ma'arif dari tingkat ibtidaiyah hingga aliyah di Desa Sigar Penjalin, Lombok Utara. (Syakir NF/Muiz)