::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gubernur Jatim Terkesima Keunggulan SMK NU Tenggarang

Kamis, 29 November 2018 21:15 Daerah

Bagikan

Gubernur Jatim Terkesima Keunggulan SMK NU Tenggarang

Bondowoso, NU Online

SMK NU Tenggarang Bondowoso ikut serta pada pameran program SMK Mini di Jatim Great Ekspo Surabaya yang berlangsung sejak Selasa hingga Kamis (27- 29/11). Pada kesempatan tersebut Gubernur Jatim berkesempatan singgah di stan sekolah ini dan mengapresiasi sejumlah capaian yang ditorehkan. 

“Adalah sebuah kebanggaan karena Pakde Karwo selaku Gubernur Jatim berkenan mengunjungi stan sekolah kami,” kata Kepala SMK NU Tenggarang Daris Wibisono Setiawan, Kamis (29/11).

Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menyodorkan plakat kesan dan pesan terkait keberadaan SMK NU Tenggarang. “Kala itu Pakde Karwo hanya berkenan memberikan tanda tangan dan menyampaikan pesan motivasi,” ungkapnya.

"Saya tanda tangan saja ya, saya tidak bisa berkata-kata, yang ada hanya terkesima dengan SMK NU Tenggarang dengan hasil karya para siswanya,” katanya menirukan perkataan Pakde Karwo, sapaan akrab Soekarwo, Gubernur Jatim. 

Bagi Daris, kehadiran orang nomor satu di Jatim tersebut sebagai motivasi yang tak ternilai harganya khususnya bagi para siswa yang kebetulan bisa berkomunikasi langsung dengan gubernur. 

“Kami terharu waktu itu dengan hadirnya Pakde Karwo di stan,” ungkapnya. Hadirnya gubernur menjadikan motivasi yang kuat agar sekolah terus berkreasi lebih dahsyat lagi, lanjutnya. 

“Selama pameran, SMK NU Tenggarang membawa sejumlah produk unggulan berupa olahan hasl ikan,” tandasnya. Produk tersebut seperti, abon ikan, keripik ikan jambrong, krupuk lele, krupuk cumi, pastel ikan melati, dan aneka produk olahan ikan lain. (Ade Nurwahyudi/Ibnu Nawawi)