::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Sean Penn Buat Film Dokumenter Pembunuhan Jamal Khashoggi

Kamis, 06 Desember 2018 23:30 Internasional

Bagikan

Sean Penn Buat Film Dokumenter Pembunuhan Jamal Khashoggi
Foto: aa.com
Istanbul, NU Online
Seorang aktor Hollywood dan aktivis Sean Penn dilaporkan tengah membuat film dokumenter tentang pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, yang dibunuh di Kedutaan Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.

Sebagaimana diberitakan kantor berita Anadolu dan Aljazeera Penn bersama dengan 10 orang timnya, termasuk pengawalnya, datang ke Konsulat Saudi untuk syuting pada Rabu (5/12). Penn dan timnya juga terlihat di depan rumah resmi Konsul Jenderal Saudi.

Pemenang Oscar ini dilaporkan akan terus bekerja di wilayah itu bersama tim produksinya. Tidak hanya itu, Penn juga dikabarkan akan menemui tunangan Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz, selama kunjungannya di Turki itu.  

Film dokumenter yang dibuat Penn ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran publik internasional terkait pembunuhan Jamal Khashoggi.

Jamal Khashoggi, seorang jurnalis asal Arab Saudi, terbunuhketika berkunjung ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul Turki pada Selasa (2/10) lalu. Ia sengaja mendatangi kantor perwakilan Saudi di Turki tersebut untuk mengurus dokumen pernikahannya dengan Hatice, tunangannya asal Turki. 

Semula pihak Saudi membuat pernyataan bahwa Jamal Khashoggi telah keluar dari gedung Konsulat beberapa jam setelah ia masuk, namun akhirnya Saudi mengakui kalau Jamal telah terbunuh. Meski demikian, hingga saat ini tidak diketahui dimana jenazah Jamal Khashoggi. Dugaan kuat menyebutkan kalau jenazah Khashoggi dilarutkan dengan cairan asam dan dibuang di pipa-pipa air. 

Jamal Khashoggi merupakan jurnalis yang banyak mengkritisi kebijakan Saudi, terutama dalam hal kebebasan berpendapat, hak asasi manusia di Saudi, dan keterlibatan Saudi pada Perang Yaman. (Red: Muchlishon)