IMG-LOGO
Trending Now:

Warta Foto

Unusia Anjangsana Pesantren-pesantren di Tatar Sunda

Kamis 23 Januari 2020 17:24 WIB
Share:
1 / 6
Berziarah ke Makam Raden Saleh di Bogor, Jawa Barat. Sosok yang diziarahi lebih dikenal sebagai seorang pelukis. Padahal, pahlawan kelahiran Semarang tersebut merupakan sosok sayid atau habib keturunan Rasulullah saw., Habib Luthfi menyebutnya sebagai mutiara Bogor.
2 / 6
Melakukan ziarah ke Makam Mama KH Tubagus Muhammad Falak di Pagentongan, Bogor, Jawa Barat. Mama Falak merupakan seorang ulama asal Banten yang usianya 130 tahun, lahir 1841 dan wafat 1971.
3 / 6
Ziarah ke makam KH Abdullah bin Nuh. Almarhum merupakan sosok ulama penyiar dan penyair. Ia menyiarkan kemerdekaan Indonesia ke Timur Tengah melalui radio. Tak kurang dari 800 bait syair telah ditulisnya yang dihimpun dalam Diwan Ibnu Nuh. Puisi-puisinya itu menggambarkan keindahan tanah kelahirannya, Pasundan, tentang lembaga-lembaga pendidikan di Tanah Arab, tokoh-tokoh, dan banyak hal lain lagi. Ia juga tegas sepakat dengan Pancasila sebagai jalan tengah ideologi bangsa Indonesia.
4 / 6
Sowan ke Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Ciwidey, Bandung KH Fuad Affandi. Kiai Fuad merupakan kiai yang berhasil mengembangkan pesantren yang tidak hanya menjadikan para santrinya ahli di bidang aga, tetapi juga memiliki keahlian khusus di bidang pertanian. Hasil tani pesantrennya saat ini tidak saja didistribusikan di dalam negeri, tetapi juga sudah diekspor ke Jepang dan Belanda.
5 / 6
Berziarah ke makam KH Q Ahmad Syahid di Cicalengka, Bandung. Para pengajar FIN Unusia juga menemui putra Ayah Syahid, sapaan akrab santri-santrinya, KH Cecep Abdullah Syahid. Kiai Cecep menyampaikan bahwa sanad Al-Qur'an ayahnya diperoleh dari dua jalur, yakni dari ayahnya yang bersambung ke Garut dan mertuanya di Limbangan Garut. Pesantren Al-Falah yang dirintis oleh Ayah Syahid tak sedikit melahirkan qori-qoriah yang berprestasi di tingkat nasional dan internasional.
6 / 6
Berziarah ke Makam Rais Aam PBNU 1992-1999 KH Ilyas Ruhiyat di komplek Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) melakukan Anjangsana Pesantren di Tatar Sunda dari Senin sampai Kamis (13-16/1).
 
Rombongan para pengajar FIN Unusia mengunjungi Pondok Pesantren Falak Pagentongan dan Pondok Pesantren Al-Ghazali, serta berziarah di Makam Keramat Empang dan Raden Saleh di Bogor; Pondok Pesantren Sunanul Huda dan ziarah Wakil Rais Aam PBNU KH Endin Fakhruddin Masturo dan masyayikh Pondok Pesantren Al-Masthuriyah di Sukabumi; Pondok Pesantren Al-I'tishom Choblong dan Makam Mama Sohih dan Mama Gentur di Cianjur; Pondok Pesantren Sirna Miskin, Pondok Pesantren Al-Ittifaq, Pondok Pesantren Al-Falah, dan Pondok Pesantren Al-Istiqomah, serta ziarah Makam Dzuriyah Pondok Pesantren Darul Arqom di Bandung; Pondok Pesantren Al-Musaddadiyah dan Pondok Pesantren Al-Fauzaniyah di Garut; Pondok Pesantren Cipasung dan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya di Tasikmalaya, dan ziarah Makam Syekh Panjalu di Ciamis.
IMG
IMG