IMG-LOGO
Nasional

Rakornas, Ini Harapan Lakpesdam NU Kota Bekasi


Sabtu 22 Desember 2018 22:30 WIB
Bagikan:
Rakornas, Ini Harapan Lakpesdam NU Kota Bekasi
Rakornas Lakpesdam NU di Bekasi, Jabar
Bekasi, NU Online
Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK), Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu-Senin (22-24/12).

Acara tersebut memiliki tema besar, Merancang Arus Baru Ekonomi Nusantara dan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama.

Ketua Lakpesdam NU Kota Bekasi Ahmad Nurul Hadi memberikan beberapa rekomendasi, yakni mengenai optimalisasi peran organisasi dalam penguatan ekonomi kerakyatan. "Hal itu menjadi penting untuk dilakukan, karena era digital telah memberi peluang yang sangat luas bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam penguatan ekonomi mikro," katanya, kepada NU Online, pada Sabtu (22/12) petang.

Ia melanjutkan, setiap produk lokal saat ini memiliki peluang besar untuk bersaing dan mendunia melalui adanya berbagai situs penjualan online.

"Pengurus Cabang (PC) NU melalui Lakpesdam, di tingkat lokal, harus punya peran untuk menciptakan peluang kreatif, dan mendorong kader NU serta masyarakat umum, agar mengurangi ketergantungan terhadap produk luar negeri," tutur pria asal Madura ini.

Kemudian, imbuhnya, masyarakat akan mulai sadar akan pentingnya memanfaatkan produk lokal untuk konsumsi sehari-hari.

Pria yang juga akrab disapa Cak Nur ini menekankan, Lakpesdam di Kota Bekasi akan mendorong ekonomi kreatif sesuai potensi. Lalu, hasilnya itu dipasarkan melalui situs online yang sudah ada.

"Jadi, potensi apa pun yang melimpah di suatu daerah, termasuk di Kota Bekasi, harus dikembangkan agar bisa menjadi potensi ekonomi. Sedangkan peran Lakpesdam sendiri adalah melakukan pendampingan SDM-nya," jelas Cak Nur.

Output dari hal tersebut adalah tercipta SDM yang mandiri dan percaya diri terhadap pentingnya memanfaatkan apa pun yang ada di lingkungan sekitar. "Pemanfaatan itu kemudian dijadikan produk lokal yang kreatif serta layak jual dan juga memiliki nilai jual," katanya.

Ia memberikan contoh, jika di lingkungan yang melimpah adalah sampah, maka peran Lakpesdam adalah melakukan pendampingan agar masyarakat mampu memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin. "Sehingga, sampah itu memiliki nilai jual yang lebih melalui tindakan tertentu yang menghasilkan suatu produk unik dan layak jual," pungkas Cak Nur.

Dalam acara pembukaan yang berlangsung hari ini, hadir beberapa tokoh penting, di antaranya Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Katib 'Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Jaringan Gusdurian Alissa Wahid, dan Ketua Lakpesdam PBNU H Rumadi Ahmad.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU H Ahmad Helmy Faishal Zaini dan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Hanif Dhakiri dijadwalkan hadir pada lusa mendatang. (Aru Elgete/Muiz)
Bagikan:
IMG
IMG