IMG-LOGO
Internasional

Mesut Ozil Sampaikan Simpati untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Ahad 23 Desember 2018 20:21 WIB
Bagikan:
Mesut Ozil Sampaikan Simpati untuk Korban Tsunami Selat Sunda
Mesut Ozil (via arsenal.com)
Jakarta, NU Online
Mesut Ozil merupakan salah seorang pesepak bola dunia yang perhatiannya tidak lepas dari rasa empati kemanusiaan. Kali ini gelandang Arsenal tersebut menyampaikan simpati terhadap korban tsunami Selatan Sunda yang menerjang daerah Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan pada Sabtu (22/12) malam.

Simpati dan doa disampaikan pemain timnas Jerman keturunan Turki ini di tengah prahara yang yang menimpa para korban.

“Berita buruk dari Indonesia. Saya berharap keluarga dari korban bencana alam ini dikuatkan dan bagi yang terluka semoga lekas pulih dan sehat kembali,” ujar Ozil lewat akun twitternya, Ahad (23/12).

Pemain 30 tahun ini berharap para keluarga korban tetap kuat menghadapi tragedi bencana alam tersebut. “Doa saya bersama para korban #Tsunami di #Indonesia, keluarga mereka dan semua yang terkena dampak. Tetap kuat!” ucap Ozil.

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, korban meninggal dunia akibat tsunami yang melanda wilayah pantai di sekitar Selat Sunda terus bertambah.

Ia menyatakan, data terbaru jumlah korban mencapai 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka, dan 28 orang dinyatakan hilang.

Daerah yang terdampak adalah permukiman dan kawasan wisata di sepanjang Pantai seperti Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.

Gelombang tinggi yang menyebabkan tsunami terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB. Erupsi gunung api dari Gunung Anak Krakatau itu diduga menyebabkan guguran material yang jatuh ke lautan dan akhirnya mengakibatkan gelombang tinggi. (Fathoni)
Bagikan:
Ahad 23 Desember 2018 16:0 WIB
Saudi Rombak Intelijennya setelah Kasus Khashoggi Terungkap
Saudi Rombak Intelijennya setelah Kasus Khashoggi Terungkap
Jalam Khashoggi. Foto: Jamali/AP
Riyadh, NU Online
Raja Salman memerintah agar dilakukan perombakan di badan intelijen Arab Saudi setelah kasus pembunuhan Jamal Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Sebagaimana diketahui, pembunuhan tersebut dilakukan oleh tim intelijen dam agen keamanan Saudi.

Saudi mengumumkan pembentukan tiga badan pemerintah baru pada 20 Desember lalu. Ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan intelijen Saudi telah kasus Khashoggi terekspos ke media internasional. 

Melansir laporan berita Turki Hurriyet Daily News, ketiga badan pemerintah baru tersebut adalah yakni, strategi dan pengembangan, urusan legal dan hukum, serta evaluasi operasional dan internal. Tiga departemen ini bertugas untuk menyesuaikan keamanan kebijakan nasional, regulasi HAM, dan hukum internasional.

Ketiga departemen ini dibentuk oleh sebuah komite yang dikepalai oleh Putra Mahkota Saudi, Muhammad bin Salma, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan Kerajaan. 

Sebagaimana kabar yang beredar luas, awalnya Saudi menolak tuduhan bahwa jurnalis Jamal Khashoggi dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul ketika hendak mengurus dokumen pernikahannya. Saudi menyebut bahwa Khashoggi telah keluar beberapa jam setelah ia masuk. 

Namun belakang Saudi mengakuinya. Saudi menyatakan bahwa Khashoggi terbunuh di dalam gedung Konsulat setelah cekcok dengan orang yang ada di dalam gedung. Meski demikian, Saudi membantah keterlibatan Putra Mahkota Muhammad bin Salman dalam kasus tersebut, sebagaimana yang dituduhkan Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat, CIA.

Terkait kasus pembunuhan Khasoggi, puluhan orang diadili dan didakwa di pengadilan Saudi. Turki meminta Saudi agar para terdakwa pembunuhan Khashoggi diekstradisi dan dihukum di Turki, tempat dimana Khashoggi dihabisi. Namun, Saudi menolak permintaan Turki ini. (Red: Muchlishon)
Ahad 23 Desember 2018 15:0 WIB
Untuk Perbaikan Pendidikan, PM Malaysia Kurangi Silabus Agama di Sekolah Negeri
Untuk Perbaikan Pendidikan, PM Malaysia Kurangi Silabus Agama di Sekolah Negeri
Foto: Yusof Mat Isa/Malaymail
Kuala Lumpur, NU Online
Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamed mengatakan, pendidikan agama dalam silabus di sekolah-sekolah Malaysia akan dikurangi. Menurut Mahathir, pembelajaran agama telah membuat siswa tidak memiliki perlengkapan yang memadahi untuk mendapatkan pekerjaan.

“Seseorang telah mengubah kurikulum di sekolah dan sekarang sekolah negara telah menjadi sekolah agama,” kata Mahathir saat berbicara di almamaternya, Sultan Abdul Hamid College, Jumat (22/12), seperti dilansir Malay Mail.

Mahathir menilai, siswa-siswa Malaysia belajar agama Islam dan tidak belajar mata pelajaran yang lainnya. Hal itu menyebabkan mereka tidak cakap dalam mata pelajaran yang dibutuhkan ketika hendak mencari kerja. 

“Tapi mereka menjadi ulama yang cakap,” ucapnya.

Mahathir menyebut, sistem sekolah Malaysia sekarang lebih banyak menghasilkan sarjana Islam atau ulama. Naasnya ketika ulama terlalu banyak, mereka saling silang pendapat, menyesatkan umat, dan bertengkar antara yang satu dengan yang lainnya. 

“Karena itu, kita akan mengubah jadwal dan kurikulum di sekolah,” jelasnya.

Meski demikian, Mahathir menegaskan bahwa siswa-siswi sekolah Malaysia akan tetap mendapatkan pendidikan agama di sekolah. Namun dengan durasi yang lebih sedikit.

“kita masih akan belajar agama, tetapi tidak semua periode dalam satu hari, mungkin satu atau dua periode dalam seminggu,” jelasnya. 

Mahathir menambahkan, jika ingin maju maka siswa-siswi Malaysia harus menguasai mata pelajaran lainnya, tidak hanya agama. Bagi Mahathir, Malaysia harus memiliki pendidikan yang baik. tidak hanya baca tulis Al-Qur’an, tapi juga belajar bahasa lainnya seperti Inggris.

“Jadi kurikulum sekolah akan diubah dan dimodifikasi, sehingga kita akan memiliki sekolah nasional yang akan mengajarkan semua orang pelajaran penting yang akan berguna bagi mereka ketika mereka dewasa dan menjadi individu yang mandiri,” katanya. (Red: Muchlishon)
Sabtu 22 Desember 2018 14:0 WIB
Pria Muslim Ini Bawa The Reds Puncaki Klasemen Premier League
Pria Muslim Ini Bawa The Reds Puncaki Klasemen Premier League
Foto:twimg.com

Jakarta, NU Online
Usai menekuk Wolverhampton Wanderers dalam laga tandang di Molineux Stadium, Jumat (21/12) klub sepak bola Liverpool memastikan diri memuncaki puncak klasemen Premier League. Pemain muslim Mohamed Salah menunjukkan kualitasnya dengan menjadi bintang lapangan pada pertandingan yang berkesudahan 2-0 untuk kemenangan tim besutan Juergen Klopp ini.

Pria Mesir ini berhasil mencetak satu gol pada menit ke-18 yang juga menjadi gol ke-11 nya pada musim ini. Gol ini juga menghantarkan pria berusia 26 tahun ini sebagai pencetak gol terbanyak sementara Premier League musim ini.


Salah juga ikut berperan dalam terciptanya gol kedua pada menit ke-68 melalui assist nya kepada Virgil Van Dijk. Kemenangan ini menjadikan klub yang dijuluki The Reds ini tak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan tandang beruntun.

Torehan ini juga menjadi yang terbaik di Premier League sekaligus menjadi yang terlama sejak sepuluh pertandingan tak terkalahkan antara Oktober 1991 dan Februari 1992.

The Reds berhasil mengantongi 48 poin dari 18 pekan di puncak klasemen, mengungguli Manchester City (MU) dengan 44 poin walaupun nantinya MU menang melawan Crystal Palace pada pertandingan yang akan digelar nanti malam.
 
Dilansir dari optasports, Liverpool menjadi tim ketiga yang mengoleksi 48+ poin setelah 18 pertandingan awal Premier League diikuti oleh Chelsea dengan 49 poin di musim 2005-2006 dan Manchester City dengan 52 poin di musim 2017-2018. (Red: Muhammad Faizin)

IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG