IMG-LOGO
Internasional

Indonesia Kuasai 51 Persen Saham Freeport, Kiai Said: Saya Acungi Jempol


Senin 24 Desember 2018 22:30 WIB
Bagikan:
Indonesia Kuasai 51 Persen Saham Freeport, Kiai Said: Saya Acungi Jempol
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengaku bersyukur pemerintah Indonesia akhirnya bisa mengakuisisi 51 persen saham Freeport Indonesia.  

“Bukan berarti saya menjilat atau berlebihan, pemerintahan Pak Jokowi berhasil menguasai saham Freeport mayoritas,” kata Kiai Said di Gedung PBNU, Jakarta, Senin (24/12).

Kiai Said menuturkan, sejak era Orde Baru pembagian saham Freeport tidak jelas dan dimonopoli. Sehingga itu menimbulkan ketimpangan-ketimpangan pada masyarakat yang ada di sekitar penambangan Freeport. Masyarakat tetap miskin meski di sekitarnya ada sumber kekayaan.

Kiai Said menilai, berkat kerja keras Presiden Jokowi maka saham mayoritas Freeport bisa digenggam pemerintah Indonesia. Oleh karenanya, itu harus dihormati oleh siapapun. Mengapa? Persoalan Freeport tidak hanya masalah nasional, tapi juga internasional sehingga itu pasti memiliki dampak politik. 

“Yang kedua ini high tech (berteknologi tinggi), bukan teknologi seperti tambang batu bara. Kalau batu bara itu low tech (berteknologi rendah),” paparnya.

”Jadi, luar biasa. Saya acungi jempol. Saya apresiasi pemerintah berhasil menguasai 51 persen saham Freeport,”pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Indonesia melalui PT Inalum (Persero) akhirnya berhasil menguasai 51,2 saham Freeport Indonesia. Pada Sabtu (22/12) lalu, pemerintah Indonesia telah melunasi divestasi PT Freeport Indonesia dengan membayar 3,85 miliar dollar AS atau setara dengan 55,44 triliun rupiah. (Muchlishon)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG