IMG-LOGO
Nasional

Dubes Arab Saudi Kunjungi PBNU

Kamis 3 Januari 2019 14:25 WIB
Bagikan:
Dubes Arab Saudi Kunjungi PBNU
Jakarta, NU Online
Pelaksana tugas (Plt) Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia yang baru Yahya al-Qahthani berkunjung ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya 164, Jakarta pada Kamis (3/1).

Dengan mengenakan setelan jas, ia terlihat begitu akrab berbincang dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Kiai Said bahkan menuangkan air mineral untuk tamunya itu. 

Kiai Said mengenalkan satu per satu pengurus PBNU yang mendampinginya pada pertemuan tersebut, yaitu Wakil Ketua Umum PBNU H Makshum Mahfoedz, Bendahara Umum PBNU H Bina Suhendra, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud, H Robikin Emhas, H Aizuddin Abdussalam, H Eman Suryaman, KH Abdul Manan Abdul Ghani, dan H Umar Syah.

Hadir juga Sekretaris Jenderal PBNU H Helmy Faishal Zaini, Wasekjen PBNU H Isfah Abidal Aziz dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pencak Silat NU Pagar Nusa M. Nabil Haroen.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah itu juga menjelaskan bahwa Indonesia terdiri dari ribuan suku. Ia juga mengenalkan Nahdlatul Ulama, organisasi yang ia pimpin itu. Kiai Said menyebutkan badan-badan otonom NU.

Kiai asal Cirebon itu juga menerangkan bahwa NU terdiri dari ribuan pesantren. Penghuni di dalamnya disebut santri.

"Santri itu orang yang berpegang teguh dalam ibadah. Dan NU semuanya santri," katanya. (Syakir NF/Abdullah Alawi)

Tags:
Bagikan:
Kamis 3 Januari 2019 21:45 WIB
Kata Mahfud MD soal Hukuman Mati bagi Koruptor
Kata Mahfud MD soal Hukuman Mati bagi Koruptor
Mohammad Mahfud MD
Jakarta, NU Online
Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia (UII) Mohammad Mahfud MD menegaskan bahwa hukuman mati bagi para pelaku korupsi harus memperhatikan dua hal, yaitu peran dan besaran korupsi.

“Lihat tingkat peran dan besaran korupsinya saja,” ujar Mahfud dikutip NU Online, Kamis (3/1) lewat twitternya ketika menanggapi persoalan koruptor dihukum mati.

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) 2008-2013 ini, ada korupsi yang karena tanggung jawab administratif.

“Misal, terlibat karena tanda tangan dokumen yang sudah jadi,” jelasnya.

Tetapi, imbuhnya, ada juga korupsi karena memang ingin menggarong kekayaan negara dalam jumlah besar.

“Ada yang menjual hukum melalui penyuapan,” ungkap Mahfud. (Fathoni)
Kamis 3 Januari 2019 21:30 WIB
NU Peduli Terjunkan Mobile Clinic Tangani Kesehatan Korban Tsunami
NU Peduli Terjunkan Mobile Clinic Tangani Kesehatan Korban Tsunami

Lampung Selatan, NU Online
Menggandeng Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU), NU Peduli menerjunkan pelayanan mobile clinic untuk menangani kesehatan para pengungsi yang terdampak tsunami di Kabupaten Lampung Selatan. Pelayanan ini menerjunkan empat tim, dua dokter, dua perawat dan beberapa relawan kesehatan yang terus memantau kesehatan di berbagai titik lokasi pengungsian.

Bendahara Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) dr. H. Makki Zamzami yang terjun langsung ke lokasi pengungsian di kawasan perbukitan Rajabasa mengatakan, pelayanan kesehatan mobile clinic merupakan bentuk mekanisme penanganan bencana cluster kesehatan yang telah dirumuskan beberapa waktu lalu oleh Emergency Medical Team LKNU Pusat.


Foto: Tim Kesehatan LKNU bersama Wakil Gubernur Lampung Terpilih, Hj. Chusnunia


“Kita telah memiliki prosedur pelayanan tetap (Protap) dalam memberikan standar mekanisme pelayanan berdasarkan evaluasi bencana yang telah terjadi seperti di Lombok dan Palu,” kata dokter muda ini di Posko Utama NU Peduli di Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (3/1)

Adapun pelayanan kesehatan yang diberikan oleh mobile clinic NU Peduli seperti perawatan luka akibat bencana dan home visit (kunjungan) kepada korban yang tidak sanggup datang ke lokasi dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Menurut dr. Makki, berdasarkan berbagi pengalaman menangani bencana, keluhan kesehatan yang dirasakan oleh para pengungsi biasanya terjadi sepekan setelah bencana melanda. Beberapa gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernafasan, batuk, pilek dan sejenisnya sering dikeluhkan oleh para korban.


Foto: Pelayanan Kesehatan Mobile Clinic LKNU dan NU Peduli


“Kita akan melakukan pelayanan kesehatan selama seminggu mulai 3 sampai 9 Januari 2019 dengan mengaplikasikan Protap yang telah dirumuskan di Makassar,” tambah dr. Makki kepada NU Online melalu sambungan telepon.

Pada hari pertama di Lampung Selatan, LKNU dengan mobile clinic nya telah melakukan pelayanan kesehatan di tiga titik lokasi pengungsian. Kendala yang dihadapi di lapangan di antaranya seperti berbagai aktifitas pengungsi yang tidak menentu sehingga terkadang tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan yang diberikan.

“Kita sedang mencari teknik bagaimana para pengungsi ini bisa berkumpul. Karena kebanyakan pada pagi hari mereka bekerja atau pergi mengunjungi saudara lain yang tertimpa musibah sehingga perlu mencari timing (waktu) yang tepat,” pungkasnya. (Muhammad Faizin)

Kamis 3 Januari 2019 20:15 WIB
PBNU: Kunjungan Plt Dubes Saudi Ingin Perkuat Persaudaraan
PBNU: Kunjungan Plt Dubes Saudi Ingin Perkuat Persaudaraan
Kiai Said dan Plt Dubes Saudi
Jakarta, NU Online
Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini menegaskan bahwa kehadiran Yahya Al-Qahtani di Kantor PBNU sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dubes Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia yang sebelumnya dijabat Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi.

“Posisi Yahya Al-Qahtani sendiri saat ini merupakan kepala deputi di Kementerian Luar Negeri Saudi Arabia,” jelas Helmy, Kamis (3/1).

Pertemuan tersebut, imbuhnya, dalam rangka mempererat tali persaudaraan antara Kerajaan dan rakyat Arab Saudi dengan warga Indonesia, khususnya Nahdliyin.

“Kami saling membangun kespahaman antara satu dengan yang lain,” ujar Helmy.

Pada kesempatan tersebut, Plt Dubes Arab Saudi diterima langsung oleh Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj yang didampingi Waketum H Maksoem Mahfoedz dan Bendahara Umum H Bina Suhendra.

Hadir juga jajaran Ketua PBNU, yakni KH Abdul Manan Ghani, H Marsudi Syuhud, H Robikin Emhas, H Aizuddin Abdurrahman, H Eman Suryaman, H Umar Syah. Kiai Said mengenalkan satu persatu jajarannya kepada Yahya Qahtani. (Red: Fathoni)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG