::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pengurus Pagar Nusa Diwajibkan Ikuti Madrasah Kader NU

Selasa, 22 Januari 2019 07:00 Nasional

Bagikan

Pengurus Pagar Nusa Diwajibkan Ikuti Madrasah Kader NU
Ketua Umum Pagar Nusa M Nabil Haroen
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa M Nabil Haroen menegaskan bahwa para pengurus Pagar Nusa baik di daerah maupun pusat wajib mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama. Kewajiban itu dimulai dicontohkan langsung pengurus Pagar Nusa di tingkat pusat.

"MKNU tidak hanya soal akidah saja, tapi juga soal arah dan gerakan Pagar Nusa untuk 25 tahun yang akan datang. Ini harus sama dan seirama," kata Gus Nabil pada Pembukaan MKNU Pagar Nusa di di Gedung Korea-Indonesia Technical and Cultural Coorperation Center (KITCC) Ciracas, Jakarta Timur, Senin (21/1) malam.

Menurut Gus Nabil, selama ini para pengurus Pagar Nusa belum terkoordinasi dengan baik sehingga diperlukan upaya memperkuat pengurus. Nantinya, seusai mengikuti MKNU Pagar Nusa ini, para pengurus di tingkat provinsi mengadakan kegiatan serupa di daerahnya.

"Setelah dari sini, seluruh pengurus wilayah mereplikasi kegiatan serupa (menggelar MKNU Pagar Nusa) di wilayahnya masing-masing," ucapnya.

MKNU Pagar Nusa ini diawali dari pengurus pusat. Nantinya setelah berjalan, kegiatan serupa dilaksanakan di semua tingkatan dengan memberikan batas waktu.

"Nanti kami kasih limitasi waktu kepada pengurus di wilayah," ucapnya.

Ia mencontohkan, Pagar Nusa di tingkat wilayah atau provinsi diberikan waktu untuk mengadakan MKNU Pagar Nusa hingga Juli 2019. Apabila hingga Juli tersebut, pengurus tidak mengikuti pendidikan MKNU Pagar Nusa di wilayahnya, maka tidak diperkenan jadi pengurus.

"Tapi untuk semantara ini, kita awali kepada pengurus pusat Pagar Nusa dulu. Pagar Nusa menjadikan MKNU sebagai syarat menjadi pengurus. Jadi sekarang ini, pengurus pusat harus ikuti MKNU Pagar Nusa," jelasnya.

"Jadi di NU ini harus dikader tidak hanya menjadi warga saja. Kalau gak mau dikader ya jadi warga saja. Kalau jadi kader, ya harus jadi penggerak, menjadi motor. Ini transformasi Pagar Nusa," imbuhnya.

Pembukaan ini dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU Eman Suryaman dan H Aizzuddin Abdurrahman, Ketua Tim MKNU Sultonul Huda, dan Ketua LAZISNU Pusat Ahmad Sudrajat. Selain itu hadir juga Dewan Khos PP Pagar Nusa KH Ayip Abbas dan Majelis Pendekar PP Pagar Nusa Zainal Suwari. (Husni Sahal/Abdullah Alawi)