::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jamaah Pengajian Australia Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Jombang

Selasa, 22 Januari 2019 10:20 Nasional

Bagikan

Jamaah Pengajian Australia Salurkan Donasi Melalui LAZISNU Jombang
Ilustrasi LAZISNU Jombang
Jombang, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur kerap mendapat kepercayaan masyarakat luar negeri untuk menyalurkan infak dan sedekahnya.

Setelah salah seorang warga Singapura yang tak mau identitasnya diketahui mempercayakan sedekahnya kepada LAZISNU Jombang pada akhir Desember 2018 lalu, kini dari jamaah pengajian doa dan dzikir melbourne yang berbasis di Singapura melakukan hal serupa.

Jamaah pengajian doa dan dzikir melbourne diketahui hingga kini berjalan di bawah naungan PCINU Australia. Mereka menyalurkan infak dan sedekahnya lewat LAZISNU Jombang sebesar 350$ atau setara Rp3.564.162.

"Alhamdulillah LAZISNU Jombang semakin dipercaya," kata Ketua LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin, Selasa (22/1).

Ia menjelaskan sebagaimana amanah yang diterimanya, bahwa infak serta sedekah itu dialokasikan untuk dua kalangan. Pertama kepada kalangan santri tahfidz, dan kedua untuk anak yatim.

"Sesuai kesepakatan jamaahnya, jumlah tersebut dibagi dua, pertama Rp1.527.498 untuk santri tahfidz dan 2.036.664 untuk anak yatim," jelasnya.

Donasi tersebut dikumpulkan mereka dalam kurun waktu tiga bulan dimulai dari Oktober hingga Desember 2018. Mereka sepakat diserahkan kepada santri tahfidz dan anak yatim melalui program LAZISNU Jombang, dan ditransfer melalui rekening bank LAZISNU Jombang pada Januari 2019.

Pria yang kerap disapa Gok Din ini memastikan, pihaknya akan menjalani amanah sebagaimana yang disepakati jamaah pengajian doa dan dzikir melbourne Singapura itu.

"LAZISNU memang memiliki beasiswa santri tahfidz. Seringkali juga LAZISNU menyantuni anak yatim," ucapnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)