IMG-LOGO
Daerah

Masih Diperlukan Korban Tsunami, LAZISNU Jombang Kirim Pakaian dan Obat-obatan

Selasa 22 Januari 2019 12:24 WIB
Bagikan:
Masih Diperlukan Korban Tsunami, LAZISNU Jombang Kirim Pakaian dan Obat-obatan
Ilustrasi: NU Care-LAZISNU
Jombang, NU Online
Bantuan berupa baju layak pakai, makanan dan obat-obatan dikirim langsung oleh Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur kepada korban tsunami yang terjadi di Banten-Lampung beberapa waktu lalu.

"Sudah dikirim bantuan barang, yakni baju layak pakai, makanan dan obat-obatan untuk warga terdampak tsunami Selat Sunda karena masih diperlukan," kata Ketua LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin, Selasa (22/1).

Pengiriman dipimpin langsung oleh Manajer Program LAZISNU Jombang, Didik. Setidaknya, kata dia, ada 8 karung besar dikirim kepada korban bencana alam itu. "Total semuanya ada 8 karung besar memuat baju layak pakai, makanan dan obat-obatan," jelasnya.

Ia mengungkapkan, bantuan barang tersebut bersumber dari sejumlah warga Jombang sendiri. LAZISNU, paparnya, sejak awal menerima informasi terjadi bencana alam tsunami Selat Sunda, dengan segera membuka posko bantuan warga. Mereka (warga, red) bisa menyalurkan bantuannya baik berupa barang maupun uang.

"Itu semua (bantuan barang, red) dari warga Jombang via LAZISNU. LAZISNU punya kewajiban untuk menjalankan amanah warga," ujar dia.

Sementara itu, pria yang juga dosen di Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha) Tambakberas, Jombang ini menjelaskan, untuk bantuan warga yang berupa uang tidak disalurkan bersamaan dengan pengiriman bantuan barang. Ini lantaran menurutnya animo masyarakat Jombang untuk turut berdonasi (sumbangan uang) masih cukup besar hingga kini.

"Kalau bantuan dana masih belum kita salurkan. Masyarakat di Kota Santri ini masih cukup banyak yang ingin membantu," ucapnya.    

Ia menambahkan, bagi warga yang juga hendak membantu korban tsunami Selat Sunda melalui LAZISNU Jombang bisa datang langsung ke kantor LAZISNU di Jalan Sisingamangaraja No 2, Kepatihan, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. 

"Atau bisa ditransfer ke rekening Bank Syariah Mandiri 7019992211 (kode 451) atas nama LAZISNU," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)
Tags:
Bagikan:
Selasa 22 Januari 2019 23:0 WIB
Pramuka Ma'arif NU Sumenep Siapkan Kontingen Pergamanas 2
Pramuka Ma'arif NU Sumenep Siapkan Kontingen Pergamanas 2
Sumenep, NU Online
Satuan Komunitas (Sako) Ma'arif NU Sumenep menggelar pelatihan pertama bagi kontingen yang akan diberangkatkan menuju Perkemahan Pramuka Penggalang Ma'arif NU Tingkat Nasional (Pergamanas) Kedua.

Pelatihan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake Bluto Sumenep ini difokuskan pada bedah petunjuk teknis kegiatan Pergamanas Kedua.

"Peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan peserta yang sebelumnya lolos seleksi dan dilaksanakan oleh Sako Maarif NU Sumenep," kata Homaidi, pimpinan Kontingen Sumenep, Selasa (22/1). 

Rencananya Sako Maarif NU Sumenep akan memberangkatkan empat regu Pramuka Penggalang Putera dan tiga regu Penggalang Puteri untuk mengikuti kegiatan Pergamanas 2 yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

"Masing-masing regu merupakan Pramuka terbaik pilihan. Adapun setiap regu terdiri dari delapan orang Pramuka Penggalang," ujar Hasan Bashri, ketua Sako Ma'arif NU Sumenep. 

"Setelah pelatihan pertama ini, akan ada beberapa kali pelatihan untuk lebih mempersiapkan kontingen Sumenep," sambung Hasan Bashri.

Perkemahan Regu Penggalang Ma'arif NU tingkat Nasional (Pergamana) merupakan kegiatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi kerukunan dan kecintaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Perkemahan yang akan dilaksanakan pada tanggal 19-23 Februari 2019 akan diikuti oleh 7000 peserta utusan dari Sako Ma'arif NU se-Indonesia. Pergamanas bertujuan untuk membentuk watak, meningkatkan sikap kemandirian, keterampilan, persatuan dan kesatuan Pramuka Penggalang serta komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka yaitu Trisatya dan Dasadarma. (Zamzami Sabiq/Kendi Setiawan)
Selasa 22 Januari 2019 20:30 WIB
Gubernur Jateng Dukung Program LPBI NU
Gubernur Jateng Dukung Program LPBI NU
Audiensi LPBI NU dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Semarang, NU Online
Pengurus Wilayah Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah melakukan audiensi dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di kantornya, Selasa (22/1).

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mengapresiasi keberadaan LBPI NU. Menurutnya banyak hal yang bisa dilakukan LPBI NU dalam pencegahan maupun penanganan bencana di provinsi ini. Apalagi, lembaga ini berada dibawah naungan organisasi kemasyarakatan (ormas) besar, NU.

"NU sendiri punya Lembaga Ma'arif dan punya banyak sekolah. Lewat sekolah-sekolah ini upaya sosialisasi maupun pencegahan bencana bisa dilakukan LPBI NU, termasuk mengenalkan pengetahuan bencana bagi para siswa," ujarnya.

Ganjar juga sangat mendukung gagasan LPBI NU mengenai perubahan iklim. Termasuk keberadaan bank sampah yang digagas lembaga ini.  "Kita di provinsi juga sudah mengurangi plastik. Lihat saja di ruangan ini (ruangan gubernur), air minum tidak dalam kemasan plastik. Tapi di teko, menuangkan sendiri ke gelas yang kita sediakan," katanya.

LPBI NU, kata Ganjar, juga tak harus melulu terlibat dalam hal kebencanaan. Lembaga ini menurutnya bisa terlibat dalam penanganan ancaman penyakit Demam Berdarah Dengau (DBD). Dengan lembaga yang terstruktur dari wilayah hingga kabupaten dan kota, LPBI NU bisa mengajak Nahdliyin untuk menjadi pemantau jentik nyamuk.

"Minimal satu rumah satu pemantau, sehingga ancaman DBD ini bisa ditekan," bebernya.

Ganjar juga mengatakan dirinya sudah terbiasa dengan dunia kerelawanan. Bahkan dia pernah ditugasi untuk memimpin lembaga relawan bencana. "Saat itu kita ikut terlibat dalam penanganan bencana gempa Yogyakarta," terangnya.

Sementara itu, Ketua LPBI NU Jateng Winarti mengatakan, audiensi ini bagian dari silaturahmi dengan semua pihak. Selain mengenalkan keberadaan LPBI, juga membangun sinergi utamanya dalam pencegahan maupun penanganan bencana.

Winarti menambahkan, lembaga ini mempunyai misi terwujudnya tatanan masyarakat yang memiliki ketahanan terhadap dampak bencana dan perubahan iklim. "Tentunya beberapa hal harus kita kuatkan, semisal peningkatan kemampuan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan risiko bencana yang terintegrasi dengan perubahan iklim dan lingkungan," tandasnya. (Red: Kendi Setiawan)

 
Selasa 22 Januari 2019 16:5 WIB
Unisnu-IAIN Surakarta Jalin Kerjasama untuk Perkuat Institusi
Unisnu-IAIN Surakarta Jalin Kerjasama untuk Perkuat Institusi
Surakarta, NU Online
Semangat memperluas kemitraan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara dengan berbagai pihak terus digelorakan demi mempercepat pencapaian visi universitas. Kerjasama terbaru adalah dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman, Senin (21/1) di Gedung Rektorat IAIN Surakarta, Jl. Pandawa, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo. 

Nota kesepahaman ditandatangani Rektor Unisnu Jepara dan Rektor IAIN Surakarta dengan disaksikan para pimpinan dari kedua perguruan tinggi antara lain Wakil Rektor III Unisnu, Direktor Program Pascasarjana Unisnu, dan Kepala Biro III Unisnu.

Unisnu Jepara dan IAIN Surakarta sepakat melakukan kerjasama pada bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penerbitan dan publikasi ilmiah, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, dan kegiatan lain sesuai fungsi dan wewenang masing-masing pihak.

Setelah penandatanganan nota kesepahaman, dilaksanakan brainstorming pimpinan kedua perguruan tinggi untuk merusmuskan langkah tindak lanjut. Beberapa hal yang disepakati untuk dilaksanakan dalam waktu dekat adalah peningkatan kompetensi dosen Unisnu Jepara melalui studi lanjut di IAIN Surakarta, dan kolaborasi penelitian. 

"Saya berterima kasih atas inisiasi dari Program Pascasarjana IAIN Surakarta untuk menjalin kerjasama dengan Unisnu Jepara," ujar Rektor IAIN Surakarta, H Mudofir. 

Mudofir juga berharap kerjasama dapat membesarkan kedua perguruan tinggi, "Tidak ada perguruan tinggi yang besar tanpa ada kerja sama dengan pihak lain, karena itu kerjasama semacam ini sangat diperlukan," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unisnu Jepara, H Sa'dullah Assa'idi. Kerjasama ini menjadi ikhtiar bagi Unisnu Jepara untuk memperkuat institusi seiring dengan semangat akselerasi untuk mewujudkan visi perguruan tinggi. 

"Kami mempunyai cita-cita menjadi perguruan tinggi bertaraf internasional, salah satu yang diperlukan adalah peningkatan kompetensi dan kepakaran dosen melalui studi lanjut. Melalui kerjasama ini, diharapkan menjadi ikhtiar nyata mewujudkan dosen yang memiliki kompetensi dan kepakaran untuk menyongsong Unisnu sebagai perguruan tinggi yang unggul dan bertaraf internasional," pungkasnya. (Syaiful Mustaqim/Ahmad Rozali)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG