IMG-LOGO
Daerah

Madrasah NU Ini Terapkan Tradisi Shalat Berjamaah

Rabu 23 Januari 2019 13:30 WIB
Bagikan:
Madrasah NU Ini Terapkan Tradisi Shalat Berjamaah
Banyumas, NU Online
Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif NU Bentul, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah melaksanakan pembiasaan shalat dzuhur berjamaah bagi siswanya. Pembiasaan ini bagian dari aktivitas madrasah yang dilakukan guru dan siswa untuk menciptakan budaya religius di sekolah.

Kepala MI Ma’arif NU Bentul, Mohammad Amir Syarifuddin, menyampaikan shalat berjamaah dilakukan untuk membiasakan siswa. Sebab dengan terbiasa akan menjauhkan dari sifat malas. 

“Pembiasaan ini ditekankan untuk siswa kelas atas. Berjamaah melatih kebersamaan dalam keberagamaan sehingga mereka tidak mudah mengabaikan shalat,” katanya, Selasa (22/1).

Pak Amir, panggilan akrabnya, mengatakan selain shalat berjamaah, pembiasaan menyanyikan lagu mars ya lal wathan juga dipraktikkan. Hal ini dilakukan setiap hari Jumat sebelum proses belajar mengajar untuk menanamkan jiwa nasionalisme.

“Praktik shalat berjamaah melatih karakter religius siswa. Sebagai pengamalan dari mata pelajaran fiqih yang telah diajarkan di kelas,” lanjutnya. 

Fifi Fatmala, guru MI Ma’arif NU Bentul mengatakan, pembiasaan shalat berjamaah dilakukan untuk mendidik karakter siswa. Sehingga mereka terbiasa dan terlatih dengan praktik ibadah. 

“Dengan praktik shalat beserta rangkaiannya, siswa diajari kedisiplinan untuk meningkatkan kecerdasan emosional dan spiritual,” terangnya. (Musmuallim Ma’arif/Fathoni)
Tags:
Bagikan:
Rabu 23 Januari 2019 19:45 WIB
Minimart KIMONU Perdana Diresmikan di Pesantren Al-Alawiyah Bogor
Minimart KIMONU Perdana Diresmikan di Pesantren Al-Alawiyah Bogor
Bogor, NU Online
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor Ifan Haryanto meresmikan minimart Kios Model NU (KIMONU) pertama di Pondok Pesantren Al-Alawiyah, Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (23/1). KIMONU merupakan salah satu Program Pemberdayaan Ekonomi yang digagas PWNU Jawa Barat.

Program KIMONU dimotori oleh Ketua Pengurus Wilayah (PWNU) Jabar KH Hasan Nuri Hidayatullah. KIMONU menjual ratusan item kebutuhan sehari-hari yang biasa dijual minimart seperti teh, gula, kopi, sabun, snack dan barang keseharian lainnya yang diperlukan oleh santri serta rumah tangga.

Peresmian ini sendiri ditandai dengan pemotongan pita oleh para pengurus PCNU. Dalam sambutannya Ifan berharap bahwa KIMONU bisa menjadi model pemberdayaan ekonomi Pondok Pesantren, sebagai salah satu benefit center (sumber penghasilan) serta meningkatkan kemandirian pesantren. 

"Sudah banyak Pesantren di Bogor yang menyampaikan minat untuk membuka KIMONU, dan ia juga mendorong agar di setiap MWCNU bisa dikembangkan setidaknya satu unit KIMONU," tambahnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Alawiyah, yang juga sekaligus Wakil Ketua PCNU Kota Bogor, KH Muhammad Alwi berharap KIMONU yang baru diresmikan di pesantrennya tersebut bisa menjadi inspirasi bagi tiap MWC NU di wilayah Bogor. (Anam/Ahmad Rozali)
Rabu 23 Januari 2019 19:0 WIB
Sabtu Pagi, Ribuan Ibu Muslimat NU Lampung Siap Bergerak Menuju GBK
Sabtu Pagi, Ribuan Ibu Muslimat NU Lampung Siap Bergerak Menuju GBK
Muslimat NU Pringsewu
Pringsewu, NU Online
Pimpinan Pusat Muslimat NU akan menggelar peringatan Hari Lahir ke-73 Muslimat NU yang dipusatkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Ahad (27/1). Kegiatan ini akan diwarnai dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan juga akan dihadiri Presiden Jokowi serta 100 ribu peserta dari berbagai penjuru Indonesia.

Untuk menyukseskan agenda besar ini, Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Pringsewu sudah mempersiapkan diri dengan mengirim 13 armada bus yang berisikan para pengurus dan anggota Muslimat NU kabupaten dan sembilan kecamatan yang ada di Pringsewu.

“Nanti kita akan bergabung dengan seluruh Muslimat NU dari kabupaten dan kota di Provinsi Lampung pada Sabtu (26/1) untuk bersama-sama bergerak menuju Jakarta, memperingati Harlah dan doa bersama,” kata Hj Ani Fitriani, Ketua Muslimat NU Pringsewu kepada NU Online, Rabu (23/1).

Berdasarkan koordinasi dengan Pimpinan Muslimat NU Lampung, ada 132 bus yang akan diisi ribuan ibu-ibu Muslimat NU dari Lampung. Kabupaten Pringsewu sendiri akan mengirimkan paling banyak armada yang akan bergerak menuju GBK dari Lapangan Pemda Pringsewu.

Rombongan diperkirakan tiba di Jakarta pada Sabtu malam dan akan langsung mengikuti agenda kegiatan yang dimulai pada pukul 00.00 WIB.

“Berbagai kegiatan digelar pada malam itu di antaranya shalat tahajud, shalat hajat, istighotsah dan shalat shubuh berjamaah. Setelah shalat shubuh akan dilakukan 1000 khatmil Qur’an yang akan tercatat pada rekor dunia Muri,” jelasnya.

Selain menyemarakkan langsung Harlah Muslimat NU dengan hadir di GBK, pihaknya juga gencar menyemarakkan momen besar tahunan ini di media sosial.

“Untuk menyemarakkan syiar 73 Tahun Muslimat NU, kita juga mengajak anggota Muslimat dan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta meng-upload foto, video terkait Muslimat di media sosial seperti FB atau Instagram dengan diberi hashtag: #HarlahMuslimatNU73,” ungkapnya.

Semua ini menurutnya ditujukan untuk lebih mensyiarkan kegiatan sekaligus bentuk doa dan harapan agar Harlah Muslimat NU pada tahun ini menjadi momentum keberkahan bagi bangsa Indonesia. (Muhammad Faizin)
Rabu 23 Januari 2019 17:45 WIB
Hadiri Harlah Ke-73 di GBK, Muslimat NU Subang Berangkatkan 63 Bus
Hadiri Harlah Ke-73 di GBK, Muslimat NU Subang Berangkatkan 63 Bus
Ilustrasi: Harlah ke-70 Muslimat NU di Malang
Subang, NU Online
Ribuan ibu-ibu yang tergabung dalam Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Subang siap menyerbu Jakarta untuk menghadiri peringatan Hari Lahir ke-73 Muslimat NU yang akan digelar pada 27 Januari 2019 mendatang. Jamaah Muslimat NU Subang itu akan diangkut dengan 63 Bus dan 3 bus kecil.

Demikian disampaikan Hj Iis Salamah, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Subang usai melakukan rapat kordinasi di Kantor PCNU Subang, Jalan Darmodiharjo No 4, Sukamelang, Subang, Rabu (23/1).

"Berdasarkan data yang kami terima dari 30 PAC Muslimat se-Kabupaten Subang, sampai hari ini jumlah armada yang akan mengangkut jamaah Muslimat NU Subang ke Jakarta adalah 63 bus kali 60 orang dan 3 elf kali 18 orang belum termasuk mobil pribadi," ungkapnya.

Dikatakannya, menurut informasi yang diperoleh dari hasil koordinasi dengan PW Muslimat NU Jawa Barat, PC Muslimat NU Kabupaten Subang beretengger di posisi teratas sebagai Pengurus Cabang Muslimat NU di Jawa Barat yang mengirimkan massa terbanyak, disusul Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Bandung.

"Bahkan ada kemungkinan secara nasional Subang paling banyak mengirimkan jamaahnya ke GBK," katanya.

Teknis pemberangkatan, kata dia, rombongan Muslimat NU Subang yang akan berangkat ke GBK Jakarta dibagi ke dalam 3 titik pemberangkatan, yaitu Subang selatan, tengah dan pantura, hal ini bertujuan untuk memudahkan sekaligus efesiensi waktu dan juga karena tidak adanya area luas yang bisa menampung puluhan bus.

"Alhamdulillah pihak kepolisian sudah membantu keberangkatan kami ke Jakarta bahkan siap mengawal rombongan sampai ke GBK," tambahnya.

Diharapkan, sambungnya, dengan adanya kegiatan peringatan Harlah ke-73 Muslimat ini bisa menguatkan ikatan persahabatan serta bisa memperkokoh tali silaturahim antar umat Islam khususnya jamaah dan jam'iyah Muslimat NU seluruh Indonesia.

"Semoga Muslimat NU bisa tetap istiqomah mengawal aswaja NU serta tetap menjaga keharmonisan dalam kehidupan beragama dan berbangsa," tutupnya. (Aiz Luthfi/Fathoni)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG