IMG-LOGO
Daerah

Rahasia Suksesnya Gerakan Bersedekah LAZISNU Jombang

Sabtu 26 Januari 2019 1:36 WIB
Bagikan:
Rahasia Suksesnya Gerakan Bersedekah LAZISNU Jombang
Direktur LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin
Jombang, NU Online
Terhitung sejak 2017 lalu gerakan gemar bersedekah diluncurkan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jombang, Jawa Timur melalui kaleng sedekah yang dibagikan kepada masyarakat, baik yang berada di kecamatan maupun yang ada di desa.

Lewat kaleng sedekah itu warga bisa menyisihkan rezekinya untuk disedekahkan kepada saudaranya yang sedang membutuhkan. Setiap kaleng biasanya dibagikan petugas UPZISNU sebagai kepanjangan tangan LAZISNU di tingkat kecamatan dan desa-desa kepada warga, dan diambil setiap bulan sekali.

Dalam perjalanannya, gerakan ini nampak kian masif dan diterima masyarakat dengan baik. Di sejumlah kecamatan terbentuk petugas yang digerakkan UPZIS MWCNU. Mereka rutin menjalankan tugasnya berkeliling membagikan kaleng dan mengambilnya saat sudah sampai waktunya diambil, kemudian petugas juga mengolah hasil sedekah warga itu dan dibagikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan. Begitu juga demikian petugas UPZISNU di tingkat desa.

Adakalanya pentasarrufan sedekah itu diwujudkan dengan bantuan uang tunai untuk warga yang melahirkan, lantaran tak bisa membiayai. Selain itu, sedekah juga diwujudkan dengan santunan anak yatim, kemudian bantuan juga untuk orang wafat yang diberikan kepada anggota keluarganya, serta bantuan-bantuan lain untuk mereka yang tergolong kurang mampu.

Di samping bantuan dalam bentuk uang, terkadang diwujudkan dengan puluhan air mineral. Ini biasanya diperuntukkan untuk keluarga yang meninggal dunia.

Direktur PC LAZISNU Jombang Ahmad Zainudin mengungkapkan, tentu tak mudah menggerakan masyarakat luas untuk gemar bersedekah. Hal ini lantaran berhadapan langsung dengan masyarakat yang memiliki perspektif yang majemuk. Di samping itu LAZISNU juga UPZISNU harus senantiasa membangun kepercayaan mereka dalam setiap penyaluran sedekahnya.

Namun di balik itu semua, ada cara yang dinilai cukup efektif guna mendorong kesenangannya masyarakat untuk bersedekah tanpa harus diperintah atau diwanti-wanti. Yakni, dorongan spiritual dalam setiap melakukan sedekahnya. 

"Jadi kita tidak hanya membagikan keleng begitu saja dan disuruh isi. Kalau begitu kering," ucapnya, Jumat (25/1).

Dorongan spiritual dalam hal bersedekah menurutnya sangat penting dan bahkan menjadi kunci keberhasilan gerakan masyarakat gemar bersedekah. Misalnya, pengurus LAZISNU mengedukasi masyarakat bahwa bersedekah akan mendapatkan keberkahan rezeki. Ini dilakukan secara istiqamah.

Di samping itu, imbuhnya, pengurus LAZISNU mengimbau masyarakat setiap mau bersedekah melalui kaleng sedekahnya, hendaknya berniat dan berdoa untuk hal-hal positif. Seperti agar dilapangkan rezeki, diberi umur yang berkah, ketenteraman dalam keluarganya dan sebagainya.

"Ternyata edukasi ini sangat efektif tentu dengan ridha Allah SWT. Masyarakat sudah banyak merasakan manfaatnya karena niat dan doa itu," ujar pria yang kerap disapa Gok Din ini. (Syamsul Arifin/Abdullah Alawi)

Bagikan:
Sabtu 26 Januari 2019 23:0 WIB
HARLAH KE-73 MUSLIMAT NU
Swafoto, Cara Muslimat NU Mojokerto Nikmati Perjalanan ke Jakarta
Swafoto, Cara Muslimat NU Mojokerto Nikmati Perjalanan ke Jakarta
Swafoto Peserta Harlah Muslimat
Jakarta, NU Online
Seratus ribuan anggota Muslimat Nahdlatul Ulama akan memenuhi Gelora Bung Karno (GBK) pada dini hari hingga esok Ahad (27/1) nanti. Dari seratus ribu itu, 500-an di antaranya dari Mojokerto.

Tiba di GBK, ibu-ibu ini langsung mengeluarkan ponsel pribadinya. Bukan untuk menghubungi saudara nun jauh di sana, melainkan mengabadikan momen pertama mereka melihat gedung yang diresmikan Presiden Joko Widodo tahun lalu itu.

"Baru kali ini (ke GBK),"  kata Nunu pada Sabtu (26/1) malam.

Selain Nunu, tiga orang anggota Muslimat lainnya juga tampak mengabadikan momen kebersamaan mereka dengan swafoto sebagai kenang-kenangan.

Mereka mengaku senang bisa turut mengikuti perhelatan besar ini. Terlebih bertemu dengan anggota Muslimat lainnya se-Indonesia.

"Senang sekali," kata Suharmini.

Mereka berangkat dari Kota Mojokerto pada Jumat (25/1) bakda Isya, sekitar pukul 21.23 WIB.

Kegembiraan mereka bertambah tatkala sebelum tiba di GBK, mereka diajak singgah ke Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

Tak hanya Suharmini dan Nunu, anggota Muslimat lainnya juga tampak tak mau ketinggalan mengambil momen langka ini. Seorang ibu terlihat memotret dirinya bersama rekannya dengan menggunakan tongkat eksis (tongsis). (Syakir NF/Muhammad Faizin)
Sabtu 26 Januari 2019 22:0 WIB
Pengajian Keliling, Cara Masyarakat Sekadau Kalbar Peringati Harlah NU
Pengajian Keliling, Cara Masyarakat Sekadau Kalbar Peringati Harlah NU
Sekadau, NU Online
Kegiatan yang diselenggarakan warga NU di beberapa daerah, bahkan di pelosok desa sekalipun harus diniati dengan tulus. Pada saat yang sama juga berharap kegiatan berjalan lancar tanpa halangan.

Harapan tersebut disampaikan KH Sardi selaku Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Semabi, Sekadau Hilir, Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (25/1).

“Semoga acara pengajian umum dalam rangka hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama berikutnya di desa lain juga dapat berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun,” katanya. Tidak berhenti sampai di situ, juga semua yang hadir mendapatkan berkah dan syafaat Nabi Muhammad SAW, lanjutnya.

Pada pengajian umum dalam rangka hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama dengan tema Menjaga Tradisi, Menjaga NKRI tersebut dirinya mengemukakan bahwa kegiatan harlah tak hanya pengajian. Juga diisi rangakaian acara seperti bakti sosial masyarakat, ziarah kubra dan doa untuk bangsa. “Kegiatan ini sekaligus mempererat tali silaturahim antarumat Muslim,” terangnya. 

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Sekadau MA Sidiq, Ketua Majelis Zikir Simthuduror Ustadz Bagus Fitrianto, tokoh agama setempat dan ratusan pemuda dan pemudi Desa Semabi.

Acara serupa akan dilaksanakan juga di desa lain seperti Engkersik, Padak, Belitang, Setuntung, Landau Kodah di Kecamatan Sekadau Hilir. (Riono/Ibnu Nawawi)
Sabtu 26 Januari 2019 21:15 WIB
Hindari Permasalahan Tanah LPBH NU dan LBH Ansor Kaltim Gelar Penyuluhan
Hindari Permasalahan Tanah LPBH NU dan LBH Ansor Kaltim Gelar Penyuluhan
Samarinda, NU Online
Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU) Kaltim bersama LBH Ansor Kaltim, Sabtu (26/1), menggelar penyuluhan hukum berkaitan dengan hukum pertanahan dan pentingnya sertifikasi hak atas tanah dan wakaf di Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Kaltim.

Acara digelar dalam rangkaian peringatan Harlah NU yang ke-93. Hadir dalam acara tersebut Ketua PWNU Kaltim beserta jajarannya, Pengurus MWC Kecamatan Palaran beserta banom, dan masyarakat setempat.

Wakil Ketua PWNU Kaltim, KH Bukhori Nur mengatakan penyuluhan hukum digelar sebagai upaya PWNU Kaltim dalam memberikan edukasi dan pencerahan hukum kepada masyarakat.

Disampaikannnya, masyarakat perlu tahu akan pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan tanah dengan memperhatikan aspek hukum. Tujuannya, agar meminimalisir munculnya permasalahan tanah diakibatkan ketidaktahuan dan ketidakmengertian masalah hukum pertanahan dan termasuk bagaimana menjaga tanah wakaf agar tak memunculkan permasalahan dikemudian hari.

Ichlas Hasan, Ketua LPBH NU, dalam materi penyuluhannya, mengatakan, agar masyarakat teliti dan mengedepankan aspek yuridis ketika ingin membeli tanah atau dalam proses pengalihan hak atas tanah.

Dijelaskannya, munculnya permasalahan lahan atau tanah sering kali disebabkan ketidakpahaman atau ketidakmengertian masyarakat dalam proses pengalihan hak atas tanah, sehingga tak jarang masyarakat dalam membeli tanah tanpa diketahui pejabat berwenang atau tanpa proses yang memberikan kepastian hukum. (Guntur Pribadi/Kendi Setiawan)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
Peresmian Bank Wakaf Mikro di Banten Oleh Presiden RI
IMG
IMG