::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Jenazah Khashoggi Diduga Dibakar di Oven

Jumat, 15 Februari 2019 17:00 Internasional

Bagikan

Jenazah Khashoggi Diduga Dibakar di Oven
Foto: Chris McGrath/Getty Images
Ankara, NU Online
Kasus pembunuhan Jamal Khashoggi (59) sudah memasuk bulan kelima, namun demikian hingga hari ini belum diketahui dimana jenazah Khashoggi dan siapa 'dalang' di balik kasus itu. Jurnalis asal Arab Saudi itu itu dikenal kritis terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Kerajaan. Dia banyak mengkritik soal hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, dan kebijakan Saudi atas Perang Yaman. Dia dibunuh pada 2 Ooktober 2018 lalu di Konsulat Saudi di Istanbul Turki. 

Laporan terbaru menyebutkan kalau jenazah Khashoggi dibakar di dalam oven di rumah konsulat jenderal. Merujuk kantor berita Anadolu, seperti dikutip Reuters, Jumat (15/2), laporan tersebut berasal dari kepolisian Turki. Menurut laporan itu, jenazah Khashoggi dimasukkan ke dalam oven dengan suhu yang sangat tinggi untuk menghilangkan jejak.

Dilaporkan kalau konsulat memiliki dua sumur, tungku gas, dan lantai kayu yang bisa mencapai panas hingga 1000 derajat. Suhu seperti itu bisa menghancurkan jejak DNA apapun. 

Dari hasil penyelidikan, kepolisian Turki meyakini kalau jenazah Khashoggi dibakar setelah dipotong-potong. Sebelumnya ada dugaan juga kalau jenazah Khashoggi dilarutkan dengan zat asam dan dibuang di saluran pipa di rumah Konjen Saudi. 

Sebelumnya Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Juber menegaskan kalau pihaknya tidak mengetahui dimana jenazah Jamal Khashoggi. “Kami tidak tahu,” kata al-Jubeir ketika ditanya mengenai keberadaan jenazah Khashoggi dalam wawancara dengan CBS Face The Nation, seperti dikutip AFP, Ahad (10/2).

Al-Juber juga membantah tuduhan yang menyebutkan kalau Putra  Mahkota Saudi Muhammad bin Salman terlibat dalam kasus pembunuhan Khashoggi. 

“Putra mahkota tidak ada kaitannya. Tidak ada perintah untuk membunuh dia (Khashoggi). Seluruh negeri masih terkejut dengan insiden itu,” tambahnya. (Red: Muchlishon)