IMG-LOGO
Trending Now:
Nasional
RAKORNAS NU CARE-LAZISNU 2019

Penggerak LAZISNU Harus Bersatu untuk Besarkan Kekuatan


Jumat 15 Februari 2019 17:35 WIB
Bagikan:
Penggerak LAZISNU Harus Bersatu untuk Besarkan Kekuatan
Ketua NU Care-LAZISNU, H Achmad Sudrajat (foto: Ahmad Sofyan)
Sleman, NU Online
Para penggerak NU Care-LAZISNU di seluruh Indonesia harus bersatu padu agar dapat mengkoordinir kekuatan yang lebih besar.

Hal itu disampaikan oleh Ketua NU Care-LAZISNU, H Achmad Sudrajat pada pembukaan Rakornas NU Care-LAZISNU di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Jumat (15/2).

“Selemah apa pun kita asalkan kita bersatu, maka kita akan menjadi kuat. Namun sekuat apa pun kita kalau sendiri, maka tidak akan berarti,” jelas Ajat, sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan koordinasi dan kerja sama antara seluruh elemen Nahdlatul Ulama akan memudahkan NU bergerak cepat dan tepat menangani bencana kemanusiaan. Hal itu seperti dilakukan ketika terjadi bencana di NTB, Sulteng, Lampung dan Banten, di mana seluruh lembaga diinstruksikan oleh Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj untuk bersatu padu atas nama NU Peduli.

"Banser turun, Pagar Nusa turun, Muslimat, Fatayat turun, LPBI turun. Dananya LAZISNU yang nanggung," kata Ajat.

Menurutnya ada beberapa hal yang harus dipegang oleh para pengelola NU Care-LAZISNU, yakni jujur dan amanah. Jujur dan amanah sangat diperlukan karena bantuan yang disumbangkan melalui NU Care-LAZISNU adalah bantuan umat yang diamanahkan Nahdlatul Ulama.

"Itu (jujur dan amanah) amanat dari Buya Said juga," terangnya.

Rakornas NU Care-LAZISNU akan lebih banyak membahas tentang program pemberdayaan dan standarisasi manajemen internal NU Care-LAZISNU.

"Nanti kita akan membahas tentang standarisasi Madrasah Amil, sampai Outlook 2019," katanya.

Ajat menambahkan, ke depan NU Care-LAZISNU akan lebih memfokuskan ke MWC maupun ranting NU di mana kepengurusan NU Care-LAZISNU di MWC dan ranting akan diberi SK Operasional untuk melakukan gerakan filantropi.

Dalam tahun 2019 ini, pihaknya menargetkan akan membentuk Kampung Nusantara, yang akan menjadi perputaran roda ekonomi yang mesejahterakan masyarakat. Kampung Nusantara berisi sembilan program unggulan yaitu sosial keagamaan, penanganan kebencanaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hukum HAM dan kemanusiaan, kebudayaan dan pariwisata, sumber daya dan pengolahan, serta lingkungan hidup dan energi. (Kendi Setiawan)
Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG