IMG-LOGO
Daerah

Ketika Ya Lal Wathan Menggema di Kantor Bupati Tegal

Jumat 15 Februari 2019 20:30 WIB
Bagikan:
Ketika Ya Lal Wathan Menggema di Kantor Bupati Tegal
Pelepasan Kontingen Pergamanas II Kabupaten Tegal
Tegal, NU Online
Kontingen Satuan Komunitas (Sako) Pramuka LP Ma'arif NU Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dilepas oleh Bupati Tegal Hj Umi Azizah untuk mengikuti Perkemahan Pramuka Penggalang Ma'arif NU Nasional II (Pergamanas II) tahun 2019 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur Jakarta. Pelepasan berlangsung di ruang Rapat Bupati Tegal, Jum'at (15/2).

Suasana penuh khidmat terasa saat acara pelepasan yang diawali dengan pengucapan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka serta menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Tak ketinggalan lagu Ya Lal Wathan atau Syubbanul Wathan juga ikut menggema di ruangan komplek Kantor Bupati Tegal. Hal itu menjadi ciri khas Pramuka Sako Ma'arif NU dalam rangka terus mensyiarkan dan mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdiyah serta cinta tanah air.

"Kepemimpinan ada (diajarkan) di kegiatan Pramuka. Bagaimana adik-adik memimpin lagu Syubanul Wathan dengan baik dan bagus," puji Umi disela sambutan.

Ketua PC LP Ma'arif NU Kabupaten Tegal H Alfatah mengatakan, Pramuka Sako Ma'arif NU harus memiliki ciri khas sendiri dan berbeda dengan Pramuka pada umumnya.

"Salah satu tujuan Pramuka adalah menanamkan cinta tanah air. Inilah kenapa, lagu Syubanul Wathan selalu digemakan pada kegiatan NU termasuk Sako Pramuka LP Ma'arif NU," ujarnya kepada NU Online.

Alfatah berharap, Pramuka Sako Ma'arif NU mampu mencetak kader pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan terus mengamalkan ajaran Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah.

"Semoga lewat Sako Ma'arif NU akan lahir pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan berintegritas seperti harapan Bupati Tegal," imbuhnya

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Tegal H Mahmudin, Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Tegal H Waudin, Pengurus Cabang Sako Pramuka Ma'arif NU Kabupaten Tegal, para Kepala Sekolah, Pembina Pramuka di lingkungan LP Ma'arif NU serta orang tua peserta Kontingen Pergamanas II Kabupaten Tegal. (Nurkhasan/Muhammad Faizin)
Bagikan:
Jumat 15 Februari 2019 22:0 WIB
Lepas Kontingen Pergamanas II, Bupati Tegal: Pramuka Antarkan Pribadi Berkarakter
Lepas Kontingen Pergamanas II, Bupati Tegal: Pramuka Antarkan Pribadi Berkarakter
Bupati Tegal melepas kontingen pramuka Ma'arif NU
Tegal, NU Online
Bupati Tegal Hj Umi Azizah melepas Kontingen Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma'arif NU Kabupaten Tegal menuju ajang Perkemahan Penggalang Ma'arif NU Nasional II (Pergamanas II) di Bumi perkemahan Wiladatika Cibubur Jakarta. Pelepasan berlangsung di ruang Rapat Bupati Tegal, Jumat (15/2).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Tegal H Mahmudin, Ketua PC LP Ma'arif NU Kabupaten Tegal H Alfatah, Wakil Ketua Kwarcab Pramuka Tegal H Waudin, Pengurus Sako Ma'arif NU Cabang Tegal, Kepala Sekolah, Pembina dan orang tua peserta Pergamanas II.

Dalam sambutannya Umi Azizah berpesan agar para orang tua memberikan kesibukan anak–anaknya dengan kegiatan positif. Salah satunya adalah Pramuka."Lewat Pramuka bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi pribadi yang berkarakter," katanya.

Bupati yang juga Ketua PC Muslimat NU Tegal itu menguraikan, bagaimana Pramuka membiasakan disiplin. Bagaimana dalam Pramuka dibiasakan untuk Peduli. Bagaimana dibiasakan untuk menjadi pribadi jujur dan bertanggung jawab. Bagaimana berintegritas dan berakhlak mulia.

"Saya merasakan itu, saat sekolah. Ikut kegiatan Pramuka sangat senang dan gembira. Di sana ada kebersamaan, persaudaraan dan dilatih hidup mandiri," cerita Umi.

Diakhir sambutan, Umi berpesan kepada Pramuka Penggalang Kontingen Pergamanas II agar sepulang dari Cibubur harus membawa oleh-oleh. Oleh–oleh yang dimaksud adalah Pengalaman.

"Manfaatkan kegiatan Pergamanas II di Cibubur dengan maksimal. Berikan pengalaman yang diperoleh dengan teman-temannya. Dan kepada orang tua agar berdoa anaknya tetap sehat dan menjadi kader pemimpin masa depan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Sako Pramuka Ma'arif NU Kabupaten Tegal Haryono mengatakan, Perkemahan Penggalang Ma'arif NU Nasional II (Pergamanas II) akan berlangsung 19-23 Februari 2019 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta.

"Sako Pramuka LP Ma'arif NU Kabupaten Tegal siap mengirimkan dua regu Penggalang Ma'arif NU dengan komposisi 11 Penggalang Putra dan 12 Penggalang Putri Pramuka Ma'arif NU terbaik yang telah diseleksi dan menjalani Training Center," ujarnya

Haryono menambahkan, ke 23 Penggalang Ma'arif tersebut berasal dari 9 Gugus Depan (Gudep) / Sekolah pangkalan di lingkungan LP Ma'arif NU Kabupaten Tegal. Sembilan Gudep tersebut yakni MTs NU 01 Warureja, MTs NU 01 Suradadi, MTs NU 01 Tarub, SMP NU 01 Tarub, MTs NU Wahid Hasyim Talang, SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna, MTs NU Sunan Kalijaga Adiwerna, SMP NU 03 Jatinegara dan SMP NU Al Usmaniyah Lebaksiu.

"Pergamanas II menjadi ajang bertemunya Pramuka Penggalang Ma'arif NU se Nusantara. Rencananya Presiden Joko Widodo akan membuka secara langsung Pergamanas II pada Rabu (20/2) mendatang," imbuhnya. (Nurkhasan/Muiz)

Jumat 15 Februari 2019 20:45 WIB
Para Mahasiswa yang Rindu Mbah Hasyim Asy'ari
Para Mahasiswa yang Rindu Mbah Hasyim Asy'ari
Serang, NU Online
Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin Banten melakukan dzikir bersama di Masjid Al-Hikmah UIN Banten di Jl Jendral Soedirman Nomor 30 Ciceri Kota Serang, Kamis (14/2). Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tersebut doa bersama memperingati lahirnya pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy'ari yang jatuh pada 14 Februari.  

Kegiatan diawali dengan pembacaan shalawat dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan Surat Yasin. Bagi mahasiswa PMII, peran KH Hasyim As'ari sangat besar terhadap agama bangsa dan negara. Sehingga kaum nahdlyin tidak boleh melupakan sosok ulama karismatik tersebut.

Ketua Komisariat PMII UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten,  Dede Rujhan menuturkan kegiatan doa bersama untuk tokoh NU bukan pertama kali.  Menurutnya berdoa untuk para kiai bagi PMII adalah cara paling ampuh mendapatkan barokahnya. 

"Kami belum pernah bertemu langsung dengan beliau, kami tidak pernah diajarkan langsung oleh beliau. Tapi kami cinta kepada beliau, tanpa beliau mungkin NU dan PMII tidak ada yang telah memberikan banyak perubahan kepada keilmuan kami," kata Dede. 

Ia mengungkapkan akan terus menggelorakan nilai-nilai Ahlusunah wal Jamaah yang diajarkan Kiai Hasyim Asy'ari.  Selain doa bersama para peserta pengajian juga sempat membedah profil Rais Aam NU tersebut.

Ia menuturkan PMII UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten akan tetap ikut bersama Nahdlatul Ulama untuk memperkokoh Keislaman dan Keindonesiaan. 

"Mudah mudahan kita semua mendapatkan Barokah Kiai Hasyim," ucapnya. (Abdul Rahman Ahdori/Kendi Setiawan)
Jumat 15 Februari 2019 19:0 WIB
Terpilih Kembali, KH Nur Mahfud Akan Lebih Satukan dan Kuatkan NU Lampung Selatan
Terpilih Kembali, KH Nur Mahfud Akan Lebih Satukan dan Kuatkan NU Lampung Selatan
KH Nur Mahfudz, Ketua PCNU Lampung Selatan
Lampung Selatan, NU Online
Melalui Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama Ke-8, Kiai Muhammad Syukron dan KH Nur Mahfudz terpilih menjadi Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Lampung Selatan periode 2019-2024.

Pada Konferensi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Matras, Desa Sukatani, Kalianda, Lampung Selatan, Kamis (14/2), kedua tokoh ini terpilih melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) dan pemungutan suara sesuai yang telah diputuskan oleh para peserta Konfercab.

Sesaat setelah terpilih, Kiai Nur Mahfudz mengungkapkan bahwa langkah pertama yang akan ia laksanakan adalah penataan kepengurusan. Ia bersama tim formatur akan berupaya mengakomodir sumber daya manusia yang benar-benar memiliki semangat untuk bersama-sama berkhidmah di NU.

"Selesai Konferensi ini kita langsung konsolidasi untuk lebih menyatukan dan menguatkan NU di Lampung Selatan. Kita akan buat barisan bukan gerombolan. Karena barisan akan lebih kuat dari gerombolan dalam mencapai target organisasi," katanya kepada NU Online melalui sambungan telepon, Kamis (15/2).

Kiai Mahfudz yang terpilih kedua kalinya sebagai Ketua PCNU Lampung Selatan ini berupaya untuk mengisi komposisi kepengurusan dengan para kader yang sudah melalui proses kaderisasi seperti Pendidikan Kader Penggerak NU (PKPNU) maupun Madrasah Kader.

Hal ini merupakan upaya untuk menjadikan NU benar-benar ditangani oleh pengurus yang jelas komitmennya.

Namun ia juga mengungkapkan ketika ada sosok yang benar-benar militan dan sudah melalui proses pengamatan dan kiprah yang baik mampu membawa NU lebih maju, maka ia akan tetap mengakomodirnya dalam kepengurusan.

Jami'iyyah NU lanjutnya tidak mungkin diurus oleh satu atau dua orang. Jam'iyyah NU adalah organisasi besar yang harus ditangani bersama-sama dan saling bersinergi. Tidak harus kiai, tidak harus tua, muda dan status tertentu, semua individu berhak untuk berhidmah dengan masing-masing kemampuan yang dimiliki.

"Syaratnya semua yang berkhidmah di NU harus satu harakah, satu gelombang, satu frekwensi sehingga dapat menuju satu tujuan," tegasnya.

Kiai Mahfudz terpilih kembali menjadi ketua NU Lampung Selatan setelah mendapat suara tertinggi dari proses pemilihan. Ia mendapat dukungan 12 suara dari 16 suara yang berhak memilih dalam Konfercab. (Red: Muhamnad Faizin)
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG
IMG