IMG-LOGO
Daerah

Banyak Pemudik Kunjungi Masjid Agung Demak


Senin 22 Oktober 2007 15:41 WIB
Bagikan:
Banyak Pemudik Kunjungi Masjid Agung Demak

Demak, NU Online
Para pemudik dari arah Jawa Timur yang akan kembali ke Jakarta dan daerah sekitarnya melalui jalur utara Jawa Tengah, menyempatkan diri berziarah dan menunaikan salat di Masjid Agung Demak (MAD).

Menurut juru parkir di depan MAD, Zaenal Abidin, Minggu, pengunjung MAD terbanyak selama arus balik yaitu pada hari Kamis (18/10) atau H+4 Lebaran 2007.

<>

Para pengunjung MAD pada arus balik Lebaran itu terutama untuk menunaikan salat di masjid bersejarah yang dibangun wali dan berziarah ke makam raja-raja Kesultanan Demak di kompleks masjid tersebut.

Pengunjung MAD pada umumnya menggunakan mobil pribadi dengan pelat nomor B (Jakarta) dan sekitarnya. Pengunjung yang paling banyak pada sore hari menjelang salat magrib.

Selain mengunjungi MAD, ada pula yang berziarah ke makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Demak, salah satu Wali Songo yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa.

MAD dibangun Raden Patah, raja pertama dari Kesultanan Demak. Masjid ini sebagai bukti kemegahan yang dicapai kerajaan Demak Bintoro dan sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa.

Di dalam kompleks MAD terdapat beberapa makam raja Kesultanan Demak dan para abdinya, serta museum yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya MAD.

"Kami memang menyempatkan diri bersama keluarga salat di MAD yang merupakan buatan Wali Songo, sekaligus mohon berkah," kata Hj. Suwarni, seorang pengunjung MAD arus balik asal Kenjeran Surabaya, berdagang di Pasar Kramat Jati Jakarta.

Bersama keluarga sudah 17 tahun setiap mudik dan kembali lagi ke Jakarta setelah Lebaran di Surabaya menyempatkan diri menunaikan salat di MAD tersebut.

Menurut bagian penerima tamu/ziarah MAD, Rusmanto, puncak pengunjung MAD arus balik Lebaran pada Kamis 18 Oktober 2007 atau H+4 mencapai 3.579 orang, sedangkan Selasa (16/10) tercatat 500 orang dan Rabu (17/10) sebanyak 1.755 orang.

Pengunjung MAD hari Jumat (19/10) atau H+5 Lebaran sebanyak 900 orang dan Sabtu (20/10) ada 600 orang. Jumlah tersebut belum termasuk yang tidak mendaftarkan sebagai tamu/pengunjung di pintu masuk makam, katanya.

Sementara itu, arus balik melalui jalur Semarang-Demak, Minggu, tetap ramai tetapi relatif lancar, kendaraan arus balik roda dua maupun mobil pribadi dengan pelat nomor B sudah berkurang.

Suasana Lebaran di jalur Semarang-Demak juga masih nampak semarak, mereka umumnya menghadiri acara halalbihalal keluarga,  tetapi ada yang bersilaturahmi kepada sanak famili dan kenalannya. (ant/kur)

Bagikan:
IMG
IMG
IMG
1 / 6
2 / 6
3 / 6
4 / 6
5 / 6
6 / 6

Habib Umar bin Hafidz Berkunjung ke PBNU
Seminar Internasional Bersama Ulama Lebanon
Rapat Pleno PBNU 2018
Imam Besar Masjidil Haram Kunjungi PBNU
Kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke PBNU
Peresmian Perluasan Gedung II PBNU
IMG
IMG