IMG-LOGO
Nasional

Wujudkan Desa Bebas Narkoba, Kemendes: Dana Desa Bisa Digunakan untuk Sosialisasi

Kamis 21 Februari 2019 03:50 WIB
Wujudkan Desa Bebas Narkoba, Kemendes: Dana Desa Bisa Digunakan untuk Sosialisasi
Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi
Banjarmasin, NU Online
Badan Narkotika Nasional (BNN) akan memberikan pelatihan terkait penyalahgunaan narkoba di balai-balai pelatihan yang dimiliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kerjasama ini dalam rangka mewujudkan desa bersih dari narkoba.

Tahun ini sebanyak 15.986 orang dari seluruh balai yang dimiliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan dilatih bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pencegahan narkoba. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Balilatfo Kemendes PDTT Jajang Abdullah pada saat acara Rapat Kerja Teknis Bidang Pelatihan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Se-Wilayah Kalimantan Tahun 2019 di Banjarmasin pada Rabu (20/2).

"Ini adalah salah satu langkah yang sangat taktis. Kalau kita membuat proteksi untuk penyebaran narkoba, proteksi yang paling efektif adalah di tingkat perdesaan," kata Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat memberikan arahan pada acara tersebut.
Menurutnya, perdesaan tidak boleh diintervensi oleh narkoba. Dengan penguatan modal sosial yang ada di perdesaan harusnya mampu menanggulangi serta mampu membersihkan seluruh potensi yang menyebabkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa.

"Pelatihan tahun ini akan dilaksanakan di balai dan di wilayah atau lapangan dengan narasumbernya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) atau Badan Narkotika Nasional Kota BNNK (BNNK)," katanya. 

Lebih lanjut, Anwar mengatakan bahwa dana desa juga bisa digunakan untuk pencegahan narkoba melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. 

"Ketika dana desa bisa diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat, pemberdayaan salah satunya adalah bagaimana memberikan pengetahuan kepada masyarakat akan bahaya dari narkoba, bagaimana menguatkan pranata keluarga, sosial, agar mereka mengatakan say no to narkoba, dana desa bisa digunakan untuk itu," katanya. 

Kemendes PDTT dalam mengawal desa, daerah tertinggal dan transmigrasi menginginkan desa-desa sebagai benteng pertahanan yang efektif, sehingga peredaran narkoba bisa ditekan. (Red-Zunus)

Bagikan:
IMG
IMG