Djarum Super

Kader Ansor Harus Satu Komando dan Jadi Pelopor

Kader Ansor Harus Satu Komando dan Jadi Pelopor
Konferancab GP Ansor Sarirejo, Lamongan, Jatim.
Konferancab GP Ansor Sarirejo, Lamongan, Jatim.
Lamongan, NU Online
Seluruh kader Ansor harus satu komando. Karenanya harus siap menerima instruksi apapun jika dibutuhkan. Selain itu, kader tidak boleh gamang dengan perkembangan yang ada.

Penegasan ini disampaikan Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lamongan Jawa Timur, Muhammad Masyhur pada Konferensi Pimpinan Anak Cabang ke-V Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sarirejo yang dilaksanakan Kamis (7/3). Kegiatan berlangsung di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama setempat, dan mengantarkan Hepi Ikmal sebagai ketua terpilih secara aklamasi.

Konferensi yang mengambil tema, Meneguhkan Kembali Kepeloporan Gerakan ini diikuti utusan dari 9 ranting di wilayah Sarirejo. Konferensi sendiri dibuka langsung oleh Muhammad Masyhur. 

Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, kader Ansor harus siap perang di udara. “Pada kasus kafir melawan non muslim, siapa yang sudah berusaha mengcounter berita tersebut?” tanyannya pada hadirin. “Hanya satu?” sambil melihat hadirin yang angkat tangan. 

Menurutnya, di dunia maya juga tugas kader untuk meluruskan pandangan yang ada. “Ini tugas kita semua untuk ikut memberikan informasi yang benar, kalau repot berkomentar, minimal membagikan informasi yang bisa menjadi penyeimbang,” jelasnya.

Sementara itu, Hepi Ikmal memfokuskan pandangannya terkait kepeloporan. Ia menjelaskan bahwa kader Ansor harus masuk ke semua lini, turut serta dalam segala hal yang bisa dilakukan. 

Dalam pandangannya, di kawasan ini hampir seluruhnya adalah orang NU. Di dusun, desa, kecamatan sudah berapa kader NU yang jadi perangkat. “Kalau kita tidak terlibat dalam beberapa lini itu, bagaimana mungkin aspirasi nahdliyyin bisa terakomodasi?” katanya.

Dalam pandangannya, kondisi seperti ini akan menjadi perhatian dalam membangun Ansor ke depan. “Kita perlu membangkitkan peran kepeloporan Ansor, “ tegasnya.

Selain itu, dirinya juga menyingung permasalahan di ranting. Ke depan kader di ranting harus diperkuat, kuantitas dan kualitasnya. “Ansor harus memerhatikan kondisi ranting, bagaimana bisa menarik sebanyak mungkin anggota di ranting. Dan kita juga harus menkampanyekan kepada khalayak, kalau jadi kader Ansor itu adalah kebanggaan tersendiri,” tuturnya.

Setelah menyampaikan sambutan ketua terpilih, konferensi ditutup ketua sidang perwakilan dari PC Ansor Lamongan, Musa Irwansyah sekalu ketua dan H Tamim Ashar sebagai sekretaris sidang. (Ibnu Nawawi)

BNI Mobile